Liburan Singkat @Cirebon

Mendengar kata Cirebon, pasti teringat akan Kota di Propinsi Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan propinsi Jawa Tengah. Kota ini bisa ditempuh dengan dua moda transportasi, yaitu Mobil Pribadi / Bus (melalui Jalan Tol dari Tol Jakarta-Palimanan via Cikampek) cirebondan Kereta Api (semua kereta yang berangkat dari Jakarta (Jakarta kota, Gambir dan Pasar Senen) pasti melewati kota ini). Dengan adanya Jalan Tol tersebut, perjalanan menggunakan mobil dapat ditempuh 3 jam tanpa memperhatikan kondisi jalan, sedangkan menggunakan kereta api, rata-rata membutuhkan waktu 3.5 jam hingga tiba di stasiun besar cirebon.

Perjalanan kali ini, kami menggunakan kereta bisnis dari pasar senen pada sabtu pagi. Perjalanan kami menempuh 3.5 jam, sehingga kami tiba di kota Cirebon pukul 11.30. Sesampainya di cirebon, kami langsung order penyewaan motor yang dapat dicari di jejaring e-commerce (seperti kaskus maupun olx). Kami menyewa motor untuk 2 hari, jadi kami menghabiskan 140rb (kurang lebih) untuk sewa motor. Saran dari kami, sebaiknya book jauh jauh hari dari pada kehabisan. Hal ini disebabkan banyak orang jakarta yang memiliki waktu libur terbatas dan ingin menghabiskan waktu di kota kota lain di luar jakarta.

Setelah mendapatkan motor, kami langsung berwisata kuliner di dekat Stasiun Prujakan yaitu Gado-Gado Prunjak. dsc_0004Gado-Gado ini merupakan Gado-gado siram khas Cirebon yang patut untuk di coba. Untuk harga, masih terhitung murah (Paket Gado-Gado, Peyek Udang dan Es Teh kurang dari 25rb). Makanan ini beda jika kita bandingkan dengan Gado-Gado di daerah yogya atau jawaย  tengah yang cenderung manis. Jika butuh panduan, teman-teman dapat mencari one way menuju Stasiun Prunjakan Cirebon.
Ini jalan didepan Plang nama Stasiun kok.. Posisi ada di kanan jalan. Orang-orang sekitar pasti tau kalau kita sebut >> Gado-Gado Prunjakan. Selamat mencari dan mencoba.

Setelah kenyang, kami melanjutkan perjalanan menuju daerah Kuningan dengan naik motor. Kami berdua (saya dan Bowo) bukan orang Cirebon. Kami orang Jawa Tengah asli..hahahah.. jadi ketika diajak ngomong bahasa Sunda, kami berdua bingung.. apa yang harus kami jawab ๐Ÿ˜›

Akhirnya kami menetapkan pilihan ke museum LingarJati di Kuningan. Perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 1.5 jam dari tempat kami sebelumnya.dsc_0026 Overall, tempat ini patut dikunjungin. Ini menambah ilmu kami mengenai perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kita tercinta ini. Di tempat ini, muncullah perjanjian LinggarJati yang menjadi cikalbakal Indonesia. Tempat ini masih sangat terawat dan benar-benar asri. Kami hanya membawar dibawah 5rb untuk masuk kedalam bangunan tersebut. Dan Ternyata, banyak anak anak muda yang tertarik untuk melihat saksi bisu akan perjuangan para pahlawan di kabupaten kuningan ini.

Setelah puas berjalan-jalan di kabupaten kuningan, kami akhirnya kembali ke kota Cirebon dan akhirnya kami dsc_0076mengexplore pelabuhan di Cirebon dan berphoto-photo. Namun Spot Photo disini terbatas dikarenakan ini bukan seperti Pantai pada umunya.. Ini pelabuhan brooo.. Akhirnya kami menghabiskan waktu 2 jam untuk mendapatkan photo-photo bagus di sini.

Setelah dari pelabuhan, kami mencari penginapan di dekat balaikota Cirebon. Saran, untuk penginapan carilah Guest house karena harganya murah dibandingkan menginap di hotel berbintang. hehhehe… Backpackeur amat lahh.. Jadi hemat.. hahahha.. Setelah selesai istirahat, kami mencari makan malam yang menjadi khas di Kota Cirebon yaitu Nasi Jamblang. Makanan ini banyak rekomendasinya.. Yang kami coba adalah Nasi Jamblang Otoy di jalan Dr. Cipto di belakang Mal-Mal baru di Cirebon. Disini nasi pesan order sesuai dengan kebutuhan, biasanya di daerah lain hanya mengenal 1 porsi atau setengah porsi, kalau disini nasinya mau berapa sendok…hhahaha… karena kita lapar, kita minta dua sendok. Uniknya, piring kami bukan piring biasa namun beralaskan daun jati. Lauk yang disediakan beragam, serasa makan di warteg.hhahaha.. setelah itu kami bermain di masjid agung cirebon di dekat balaikota cirebon.. Di malam minggu, wilayah ini sungguh ramai dan dipadati oleh anak-anak muda dan keluarga.

Keesokan harinya, kami melanjutkan wisata kami menuju Kraton-Kraton yang ada di Cirebon serta mencari makan Empal Gentong yang terkenal di Cirebon.ย  Setelah jam 1, kami memutuskan untuk kembali ke Stasiun Besar Cirebon untuk berangkat menuju Jakarta. Dan perjalan kami ke Cirebon berakhir. Total biaya perjalanan termasuk kereta kurang dari 500rb per orang. hehhehe..

Berikut hasil video dari Bowo mengenai perjalanan kami di Cirebon. >> Cirebon Berintan

 

Cara menghabiskan WeekEnd yang terbatas

Halo semua..
Akhirnya hari ini berkesempatan menikmati liburan weekend dengan cara yang berbeda.
Dimulai dari impulsif yang tinggi dari kami bertiga (Tyas, Dito dan tentunya aku sendiri), akhirnya diputuskan untuk menghabiskan weekEnd minggu ini dengan jalan-jalan ke Kota Bogor.
Mungkin bagi kebanyakan orang Jakarta, jalan-jalan ke Bogor adalah hal yang biasa.
Oleh karena itu, kita ingin mencoba dengan hal yang tidak biasa.
Bagaimana caranya?
Tentunya dengan ala backpacker yang budget nya terbatas.heheh…

Dimulai dengan berangkat menggunakan transportasi andalan Kota Jakarta, TransJakarta.
Kami hanya membutuhkan 3.500 dari area Kelapa Gading menuju Stasiun Juanda.Sebelum tiba ke Stasiun, kami membayangkan bahwa stasiun KRL merupakan stasiun kelas dua.
Dan pastinya, jauh dari kata layak.

Namun, bayangan kami langsung berubah setelah kami tiba di area pembelian tiket di pintu utara.
Kami diminta untuk membeli Tiket Harian BerJaminan (THB).
Tarif KRL Per 25 km adalah 2.000
Per 10 Km 1.000
Karena kami dari Jakarta-Bogor, Kami membutuhkan 5.000 per orang untuk sampai ke Stasiun Besar Bogor.
Namun, karena kami menggunakan Tiket Harian, kami harus menjaminkan 10.000 per tiket.
Mengapa? Karena kartu ini adalah kartu RFID yang cukup bagus dan orang cenderung untuk tidak mengembalikannya.
Jadi ada konsekuensi yang harus di tanggungย  jika kartu ini tidak di kembalikan.
Tapi kalau dikembalikan dengan syarat dan ketentuan, 10.000 uang kita akan dikembalikan kok ๐Ÿ™‚

IMG_0146Tiket Harian Berjaminan (THB)

IMG_0150Papan Petunjuk untuk Masuk ke Peron.

IMG_0142Petunjuk arah di Pintu Utara Lantai Dasar

IMG_0135Gate utama memasuki area peron

IMG_0136Petunjuk Peron 1 dan Peron 2

IMG_0138Akses Jalan menuju Peron 2

IMG_0143Tempat Menunggu Kereta di Peron 2

Perjalanan Menuju Bogor membutuhkan waktu 1 jam 30 menit (tergantung lama kereta berhenti di setiap stasiun)

IMG_0144Indoor KRL Jakarta – Bogor

Kami berangkat dari Stasiun Juanda pukul 08.00 dan tiba di Stasiun Besar Bogor pukul 09.15.
Tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dengan Bogor ๐Ÿ˜›
Secara penampilan fisik, stasiun ini sangat modern namun masih ada bagian2 tertentu yang sedang diperbaiki.
Sehingga cukup mengganggu pengguna jasa kereta api dalam mengakses pintu masuk dan keluar.

IMG_0172Stasiun Besar Bogor

Tujuan Utama dan pertama di Kota Bogor adalah melakukan ibadah (Misa Hari Minggu) di Gereja Keuskupan Bogor.
Kami hanya membutuhkan waktu 10 menit (kurang) dari stasiun ke Gereja tersebut.
Untuk jadwal misa, dapat anda cari di website resmi Gereja Katedral.

IMG_0147Tujuan Utama di Bogor

Ternyata, gereja katedral ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan gereja katedral lainnya di Indonesia.
Gereja ini didominasi dengan warna putih dan berada di jantung kota bogor.
Hanya beberapa menit dari DPRD Kota Bogor, Istana Presiden Kota Bogor dan Kebun Raya Bogor.
Sehingga lalu lintas di depan gereja cukup padat.

IMG_0177Gereja Katedral Bogor

IMG_0155Indoor Gereja Katedral

IMG_0157
Photo Panoramic Gereja Katedral Bogor

IMG_0158
Main Gate Gereja Katedral

Setelah Ibadah Mingguan, kami melanjutkan wisata kuliner kami ke daerah Surya Kencana dengan menggunakan Angkutan Kota Nomor 02 (Warna Hijau). Dari depan Gereja Katedral menuju tempat tersebut hanya di perlukan 10-15 menit dengan biaya 4.000 per orang.
Setelah memasuki kawasan kuliner tersebut, kita disajikan beraneka ragam makanan. Bagi Non muslim, inilah surga makanan. Bagi yang muslim, harus cermat membaca apakah makanan tersebut Halal atau Haram.

IMG_0166Jajanan Pepes + Otak2 Surya Kencana

IMG_0165Soto Mie Agih -HARAM-

IMG_0167Soto Mie Khas SukaBumi

IMG_0160
Penampakan Soto Mie Agih

IMG_0173
Soto Mie Campur (Babat + Daging) Agih

Harga Soto Mie Campur Agih Rp 34.000 per porsi, sedangkan untuk Soto Mie Daging / Iga Rp 37.000 per porsi.

IMG_0174Nasi Campur Agih

Harga Nasi Campur Agih Rp 37.000 per porsi.

Setelah perut kenyang, kami memulai perjalanan menuju Kebun Raya Bogor (rencananya), namun dikarenakan perut kekenyangan kami mengurungkan niat berjalan kaki dar Surya Kencana menuju lokasi tersebut. Akhirnya, kami menggunakan angkutan kota dengan nomor trayek yang sama dengan sebelumnya yaitu 02 (Warna Hijau). Namun, kali ini kita membutuhkan extra waktu (kurang lebih 30 menit) di angkot dikarenakan kota bogor memiliki banyak sekali angkot yang sering ngetime di pinggir jalan =.=’ .
Tapi overall seru lah…
Nah, disini kita menghabiskan biaya yang lebih mahal dari sebelumnya.
Per orang wajib membayar 5.000.

Setelah itu, kami mengurungkan niat ke Kebun Raya Bogor dan memutuskan untuk berphoto-photo ria di Stasiun Besar Bogor dan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.
Biaya yang kami keluarkan untuk perjalanan pulang sama dengan perjalanan berangkat, yaitu 5.000 untuk Kereta dan 3.500 untuk TransJakarta.

IMG_0171Selfi di depan Stasiun Besar Bogor

Total biaya jalan-jalan hari ini kurang dari 100.000 (tergantung dari apa yang kami makan selama di bogor).
Ternyata menikmati liburan bisa dengan cara-cara backpacker yang murah, mudah dan hemat.
Thank you buat liburan kali ini teman2… Mas Bene dan Mba Kecik…hahhaha…

Wisata alam ke DIY (Yogyakarta) ala backpacker

Setelah vacuum hampir 3 bulan, akhirnya aku berkesempatan berjalan-jalan lagi… Kali ini aku akan mengexplore kota yogyakarta. Mungkin bagi sebagian orang Indonesia,khususnya Kota Semarang, Yogyakarta adalah kota yang sudah biasa untuk di explore. Tapi, kali ini aku dan beberapa teman (sebut saja namanya Bowo, Dito, Mba Inge, Angel, Kevin dan Ricky) berkesempatan untuk menikmati yogya dengan cara kita sendiri. Seperti apa? Sabaar yaaa…. baca aja artikel ini ๐Ÿ˜›

Yogyakarta adalah sebuah ibukota propinsi dari Daerah Istimewaan Yogyakarta. Yogyakarta memiliki satu bandara yaitu bandara adi sucipto yang terintegrasi dengan jalur kereta dan bus (trans joglo). Tanggalย  29 Oktober 2015 yang lalu, kami bertujuh menggunakan pesawat airAsia berangkat pukul 06.00 dari Soekarno Hatta Airport menuju ke Adi Sucipto Airport. Kami hanya membutuhkan kurang lebih 1 jam untuk menempuh perjalanan tersebut. Jam menunjukan pukul 07.00 WIB, kami memulai kegiatan exploring yogyakarta pertama kali dengan menggunakan tras yogya dengan membayar 3.600 per orang. Kami menggunakan route 3A (dari bandara ke condongcatur)–> 2A ( dari condongcatur ke terminal jombor)–> 2A (dari terminal jombor ke dekat hotel tenrem).
trans jogja bandaraSetelah tiba di hotel, kami menyimpan barang-barang kami dan menunggu motor sewaan. Dan touring kami dimulai.
maps perjalananMulai dari pusat Kota Yogyakarta (tepatnya Tugu Yogyakarta) kita bertuju menggunakan 4 motor memulai aktivitasย  touring menuju Pantai Siung di kawasan Gunung Kidul. Kita memulai perjalanan pukul 09.30 WIB dengan jarakย  perjalanan sejauh 80 km dan waktu selama kurang lebih 2 jam untuk mencapai tempat tersebut. Sebelum sampai, kita diwajibkan membayar biaya retribusi sebesar 5.000 per orang. Karena kami ber 7, jadi kami mengeluarkan uang sebanyak 35.000 untuk dapat menikmati 3 pantai sekaligus (Siung, Jogan dan nglambor). Tiba di pantai kurang lebih pukul 11.30 WIB, kami wajib memarkirkan kendaraan kami di tempat yang telah di sediakan (dan tentunya siap-siap untuk membayar biaya parkir tersebut).
IMG_4181Tanpa kami sadari, kami menghabiskan waktu kurang lebihย  45 menit di pantai tersebut dengan terik matahari yang maksimal (jam 12 tepat gitu main dipantai =.=’ ). Dan kami terus bernarsis ria karena akhirnya kami dapat menikmati suasana yang benar-benar rileks.IMG_4224Setelah puas di pantai ini,kami melanjutkan perjalanan menuju pantai berikutnya yaitu pantai nglambor. Hanya di butuhkan waktu kurang dari 15 menit untuk mencapai pantai tersebut. Di pantai ini, wisatawan dapat bersnorkeling ria di bibir pantai dengan harga 35 ribu rupiah per orang. BTW, untuk mencapai pantai ini, diperlukan cukup kerja keras dalam mengendarai motor. Why? Karena jalan yang akan kita lewati ‘belum’ selesai di aspal. Jadi jangan heran kalau tetiba badan kita cukup pegal-pegal..hahahha…IMG_4318Pantai selanjutnya adalah pantai Jogan. Pantai ini memiliki fenomena yang menarik. Kenapa? karena di pantai ini, jika sedang mengalami pasang,ย  air laut akan nampak seperti air terjun yang mengalir ke laut. Namun karena saat kami datang adalah waktu surut, jadi kami tidak dapat melihat fenomena alam tersebut. Tapi alam selalu menawarkan pemandangan lain bagi orang yang sudah bekerja keras. Kita ber 7 berkesempatan main di bawah air terjun (pelataran pantai). Dan ternyata tidak kalah menariknya.
IMG_4344Kami dapat melihat batu-batu terjal yang ada di pantai ini dan akhirnya tetap… Narsis Mode ON.
IMG_4351Karena badan sudah mulai lelah dan belum makan siang, akhiirnya kami semua sepakat untuk mencari makan siang. Namun, kami hanya mendapat informasi dari kawan di jakarta yang berkata : “di salah satu pantai yang akan kalian kunjungi, ada tempat pelelangan ikan yang harganya murah banget dan rasanya enak”. Karena kami sudah cukup kelaparan, akhirnya kita memutuskan untuk melanjutkan ke pantai drini dan pulang ke kota yogyakarta.

Sewaktu perjalanan, ternyata kami melihat warung yang menjual banyak gorengan. Akhirnya kita berhenti dan memakan banyak sekali gorengan… hahahha…sekali-sekali makan gorengan nga papa lah, mumpung gorengna cuma 500 rupiah..

Setelah cukup mengisi bahan bakar, akhirnya kita melanjutkan ke pantai drini dengan jarak kurang lebih 50km dari pantai jogan. Karena jalan yang kita lalui sungguh bagus (jakarta aja kalah bagusnya), jadi perjalanan 50km cuma ditempuh kurang lebih 30-40 menit.
Dan ternyata, perkataan teman terbukti, kami mendapati Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di pantai ini dan kami dapat memesan untuk di masakkan.ย  Kami makan 7 ekor ikan kakap merah bakar (baru di tangkap) dan 1/2 ekor cumi goreng tepung plus nasi satu tempat dan air putih. Kami hanya mengeluarkan 100.000 rupiah. Luar biasa murah dan nikmatnya makan kita.

Setelah kenyang dan lelah, kami memutuskan untuk kembali ke Yogyakarta dan beristirahat.

Demikian cerita kegilaan kami di kota gudeg… Mungkin bagi beberapa orang, hal ini kurang menarik. Tapi bagi kami, ini adalah cara lain untuk menikmati alam indonesia yang kaya akan keanekaragaman.
Thank You ๐Ÿ™‚

Australia :Apa yang bisa kita explore di Sydney?

Sydney bukan merupakan ibukota negara Australia. ย Kota ini berada di negara bagian New South Wales. Dari Indonesia, kita mau tidak mau turun di Sydney International Airport. Dari bandara, kita dapat menggunakan macam-macam alternative transportasi seperti train, bus, shuttle bus. Prefer kalo mau transit di depan hotel, kita menggunaka shuttle bus yang harga per passanger sekitar 13-15 AUSD -tergantung provider yang kita gunakan. Nah, tujuan-tujuan wisata yang wajib dikunjungi yaitu :

1. Gereja Katolik Katedral St. Mary, CBD,Sydney.

IMG_3178

Ini adalah Salah satu obyek wisata yang paling murah dan cukup OK bagi para backpacker an…hehhehe….
So, Jangan lupa, mudah kok aksesnya… Di CBD Sydney…

IMG_3159

IMG_3159

IMG_3212
IMG_31042. Sydney Tower Eye, CBD, Sydney.IMG_3171

Nah, obyek satu ini baru kerasa harganya… kalau waktu dan uang terbatas, mending obyek ini di lewatkan sajo..hoohoho…

3. The Botanical Garden, CBD, Sydney.

Salah satu obyek yang cukup oke dan murah serta dapat menambah ilmu kita mengenai tanaman. So, jangan lewatkan obyek ini ya… karena sangat nyaman dan mudah di akses dari CBD on foot. hehhehe….
IMG_3206IMG_32134. Harbour Bridge,CBD, Sydney.

Kita dapat menuju Harbour Bridge dengan cara menyusuri jalan-jalan di sekitar The Botanical Garden. Hal ini sangat murah jika dibandingkan kita harus menggunakan transportasi umum yang mereka sediakan.hehheh… ngirit dot com.IMG_3167

IMG_3222

IMG_3195

IMG_3150

IMG_32575. Madam Tuusad, CBD, Sydney.

Nah, ini salah satu obyek yang menguras uang paling berat… Pelajaran utama, kalau mau benar2 jalan2 dapet harga murah, pastikan mencari tiket terusan secara online. Sekali masuk di obyek ini, harga 40$ sedangkan jika kita menggunakan tiket terusan hanya + 60$ untuk 3 obyek. Jangan sampai salah looo ya…hahahhaIMG_3136

IMG_3121

IMG_3163

IMG_3740

 

IMG_3754

IMG_3747

IMG_3102

IMG_3758

Sekian jalan2 di Sydney… Aslinya masih ada beberapa spot yang harus di kunjungi seperti Queen Victory Building, Apple Store, China Town, Darling Harbour Bridgeย  dan Paddington Market tapi photonya lupa diupload…. hehehe….

Palembang… City of “cuko” food

Palembang, city of “cuko” food? What the hell??
Mungkin banyak orang yang bingung, apa itu “cuko”? “Cuko” adalah bahasa palembang untuk bahan makanan yang bernama cuka.
Orang di palembang sangat gemar makan makanan yang mengandung cuko. Cuko bisa diibaratkan seperti makanan manis yang ada di kota yogya ๐Ÿ™‚
Karena daerah Riau terkena musibah ASAP, akhirnya pesawatnya di delay 3.5 jam ๐Ÿ˜ฆ
Perjalanan ke kota Cuko ditempuh kurang lebih 1 jam dengan pesawat dari Bandara Soekarno Hatta.
20130720-203025.jpg
Gambar Pemandangan selama di pesawat.
Meskipun di delay, kita mendapatkan hadiah pemandangan yang cukup OK. ๐Ÿ˜
Jadi sedih d delay masih bisa terobati.
Just saran: Jangan sekali kali naik pesawat di paling belakang, nga enak banget.
Pas take off maupun landing kerasa banget. =.=”
20130720-203037.jpg
Gambar Kumpulan awan yang menemani perjalan ke Palembang
Awan-awan yang menemani di jalan baguss โ˜บ ditambah cuaca yang cerah jadi semakin mantab.
Dan ditambah lagi, kaca pesawat yang cukup bersih untuk melihat awan sekitar.
20130720-203059.jpg
Gambar Papan Nama Sultan Mahmud Badaruddin II
Kesan pertama kali mendarat, wawww bandara ke 3 di sumatera (Pekanbaru dan Batam) yang saya kunjungi dan bandaranya lbh OK dari terminal 1&2 SoeHatta ๐Ÿ˜…
Kok bisa ya? Pusat negara malah kalah ama daerah lain?
Mari kita lihat penampakan di dalam gedungnya.
20130720-203129.jpg
Gambar Patung selamat datang
Setelah masuk gedung dan melangksh semakin dalam, kita akan disambut dengan Patung Selamat datang โ˜บ
Patung ini cukup unik karena mirip hewan tapi berdiri layaknya manusia dan menggunskan baju adat orang Palembang ๐Ÿ™‚
20130720-203153.jpg
Gambar Papan Nama di AirPort Cuko City
Setelah puas melihat Patung itu, saya melihat ternyata papan “selamat datang” tidak di sisi luar saja. Di dalam gedung terdapat “welcome to”.. Dan cukup elegan dengan diposisikan di samping Patung tersebut ๐Ÿ˜
Jadi lebih terkesan (di jakarta mana ada patung plus papan selamat datang dalam gedung ๐Ÿ˜…).
20130720-203211.jpg
Gambar Gulai Patin siap di santap
Karena nga bawa koper dkk yang perlu masuk bagasi pesawat,saya bisa dengan cepat keluar ke pintu kedatangan. Setelah itu langsung beranjak untuk mencoba kuliner di kota ini.
Pertama-tama, makan siang di Sri Melayu yaitu Gulai Patin dengan tata cara makanan padang. Pertama bingun, kok ikan patin dimasukin kedalam kompor kecil kecil.
Ternyata biar saat kita ambil kuah sendok demi sendok tetap terjamin kualitas panas nya ๐Ÿ™‚
Jadi semakin laziz. Patutlah dicoba.
Untuk urusan harga, ya begitu lah.
20130720-203219.jpg
Gambar Krupuk (kemplang) orang Palembang
Setelah puas menyantap gulai,dilanjutksn dengan ngemil krupuknya orang palembang.
Tapi kalau kemplang di toko toko pasti rasanya hampir mirip-mirip jadi diputuskan beli kemplang di pinggir jalan yang dijual olah penduduk lokal dengan cara di bakar terlebih dahulu.
Sensasi rasanya lebih yahud. Karena lebih besar dan tanpa bahan pengawet (cara tradisional)
20130720-203236.jpg
Gambar Gelora Sriwijaya
Setelah kita ngemil ngemil, mari kita lihat dan nikmati pemandangan di area gedung olahraga kebanggaan orang Palembang. Gelora Sriwijaya merupakan salah satu Gedung Olahraga yang beberapa tahun yang lalu digunakan untuk pertandingan SeaGames yang diadakan di Indonesia.
Jadi, gedung olah raga in benar benar menjadi magnet tersendiri bagi para backpacker seperti saya ini ๐Ÿ˜
20130720-203322.jpg
Gambar Jakabaring Aquatic Stadium
Selain stadion sepak bola, disini jugs terdapat kolam renang yang jug digunakan untuk lomba sea games. Jadi, standart kolam renang disini adalah standart international.
Dan sebenarnya komplek ini hanya dibuka saat ada pertandingan saja, sisanya hanya untuk latihan para atlit lokal maupun nasional.
20130720-203306.jpg
Gambar Jakabaring Aquatic Stadium dari sisi penonton
Untuk dapat masuk ke area penonton, hanya dapat dilakukan dengan membayar saat adanya pertandingan. Namun kalau mau nekat seperti saya, masuk lah dari pintu pintu yang terbuka ๐Ÿ˜
Semua itu boleh asal nga ketahuan (hushhh… Jangan ditiru ya).
Tapi sekali sekali bole lah. ๐Ÿ™‚
20130720-203314.jpg
Gambar Jakabaring Aquatic Stadium dari sisi juri
Melihat kolam renang dari dekat sungguh waww… Ternyata bangsa kita mampu buat looo…
Sekarang pertanyaannya, mampu jaga atau nga?
Kalau mampu, baru deh lebih membanggakan. Kalau nga?
Hehhe… No comment lah…
20130720-203334.jpg
Gambar Empek empek vico
Setelah berputar putar, saatnya makan makanan khasnya.
Dimulai dari Empek Empek Vico yang belum ada dua nya di Jakarta ๐Ÿ˜…
Rasa ikan tenggirinya,hmmmm…
Mak nyusss kata pak bondan.
Sayang kita nga bsa makan empek-empek ikan belida. ๐Ÿ˜ญ
Ikan ini udah mulai susah ditemukan.
20130720-204039.jpg
Gambar Warung Apung
Setelah makan empek-empek dan minum cukonya, kita jalan jalan ke daerah benteng kota palembang, disini adalah spot terbagus untuk mengabadikan jembatan ampera.
Sebelum tiba d spot terebut, kita akan melihat warung apung di sungai musi (konon ikan belida hanya dapat hidup disungai ini,tapi sungainya mulai tercemar ๐Ÿ˜ฆ )
20130720-204030.jpg
Gambar Jembatan Ampera warna Merah
Setelah tiba di spotnya, kita langsung menyiapkan kamera yang kita bawa masing masing dan mulai mengabadikan jembatan kebanggaan warga musi ini. Warna jembatan ini dapat berubah rubah setiap beberapa menit sekali.
Jadi, kalau iseng tungguin aja warnanya ampe muncul semua.., wkwkwk..
20130720-204050.jpg
Gambar Jembatan Ampera warna Pink
Karena penasaran,akhirnya saya dapat 2 warna: merah dan pink ๐Ÿ™‚
Sekali lagi merasa kagum ama kota ini, tapi pertanyaannya sama dengan stadion jakabaring. Mampukah warga disini untuk menjaganya?
20130720-204100.jpg
Gambar Lenggang Bakar
Setelah sibuk dengan photo photo, saatnya perut di top up dengan makanan khas lainnya.
Apakah itu? Lenggang bakar.
Loh, lenggang kan merupakan satu kesatuan dari empek-empek?
Yup, betul sekali. Tapi kalo lenggang bakar beda.
Lenggang ini di olesin dengan telur bebek dan dibakar diatas perapihan dan cara makannya di celup dengan cuko pastinya.
Ini dapat di cari di depan kantor walikota Palembang ๐Ÿ™‚
Gampang kok carinya, sebrangnya persis.
20130720-204110.jpg
Gambar Sebelum meninggalkan Cuko City
Setelah puas makan (aslinya belum, karena belum rasain empek-empek kulit, martabak har ama kue cane) kita memutuskan untuk kembali ke jakarta dan memulai aktivitas seperti semula.
20130720-204120.jpg
Gambar Patung SoeHatta di Jakarta
Setelah sampai di jakarta, akhirnya kita menemukan patung yang mengucapkan selamat datang ke kita meskipu. Itu tersembunyi. ๐Ÿ˜…

Kota Pahlawan, Surabaya

Mendengar kota pahlawan, pasti ingatan kita tertuju pada sebuah kota yaitu Kota Surabaya. Kota ini merupakan sebuah Ibu Kota Propinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota yang berlokasi 664,25 Km dari Ibukota Negara Indonesia (Jakarta) ini merupakan salah satu kota yang memiliki perkembangan perekonomian yang cukup baik.

SurabayaGambar Simbol Kota Surabaya

Cara Menempuh Kota ini dapat dilalui dengan 3 Jalur :
– Jalur Darat (Mobil Pribadi, Travel, Kreta Api atau Bis )
– Jalur Laut (Kapal)
– Jalur Udara (Pesawat Terbang atau Heli)

Di kesempatan ini, saya akan menceriterakan 24 jam berada di kota ini.. hehhehe… *kaya lagi ada tantangan aja =.=’*
Saya berangkat dari Bandara Soekarno Hatta menggunakan armada pesawat Citilink pukul (13.40 WIB)
dan perjalanan ke kota tersebut ditempuh dalam waktu 1 Jam dan 20 menit.
Kita mendarat di Kota Pahlawan ini disambut dengan Pantun dari citilink “Melayang-layang di kota budaya, Selamat Datang di Kota Surabaya”.

800px-Juanda_AirportGambar Bandara International Juanda

Dan akhirnya kita melanjutkan aktivitas dengan memasuki gedung bandara dan menunggu jemputan.
Kita diajak menuju penginapan terlebih dahulu untuk beristirahat, di dalam perjalanan saya merasa “WOW” dengan Jalan Tol yang ada di kota ini. Kenapa? Karena, Jalan Tol ini benar2 jalan bebas hambatan. Berbeda sekali dengan Jalan2 TOL di Jakarta (Jalan banyak hambatan).
Setelah beristirahat dan membersihkan badan, kita mulai mengexplore sebagian kecil kota ini. Kita langsung meluncur ke daerah yang bernama “Food Festival” di daerah Pakuwon. Namun disarankan, jangan terlalu tergoda yaa… ingat peruttt… wkwkkw… karena, jajanan disini sungguh menggoda apa lagi jika ada “Pasar Malam” di sini. Dan untungnya kita menikmati acara tersebut.
Maap tidak ada photonyaaa, karena fokus kita ke makanann ๐Ÿ˜›

45299338Gambar Food Festival

Tapi kita merekomendasikan bagi orang-orang untuk mencicipi makanan sejenis bebek, soto atau rawon di kota ini, karena rasanya lebih maknyus….

Karena kita sudah ke kenyangan, kita lanjut beristirahat dan memutuskan beraktvitas ke esokan harinya…

Ke esokan harinya, kita berkesempatan mencoba ‘sego sambel’. Sego itu berarti Nasi dan Sambel berarti bumbu yang pedas.
Nah, sebagai lauknya adalah ikan pari dan telur… mantap euy… kita dapat merasakan makanan yang ‘khas’ di kota yang orang-orangnya sering mengucapkan kata ‘djangkrik’… wkwkkw…

Tenggilis%20Mejoyo-20120603-00160Gambar Sego Sambel

Setelah itu, saya tidak sempat untuk mengelilingi kota apalagi menyebrang ke jembatan suromadu. Saya harus terbang kembali ke Jakarta dan kembali ke rutinitas biasa.

Saran dari saya: Luang kan waktu lebih banyak untuk mengexplore kota ini lebih detail…hehhe.. semangat jalan jalan.. ๐Ÿ˜›

Source Image:

Simbol Kota Surabaya

Bandara International Juanda

Food Festiva

Sego Sambel