Jawa Timur perbatasan, ada apa aja ya???

Akhirnyaaa, setelah vacum beberapa bulan ngeblog… akhirnya timbul keinginan untuk sharing pengalaman bekerja sekaligus jalan”.

Hahhahaha…

Nah, perjalanan dimulai dari Kota Semarang, Jawa Tengah. Aku diminta untuk survey di lokasi Jawa Timur perbatasan (ngawi, madiun dan kediri).

Saat denger kota itu, jujur bingung.

Lewat mana yaaa? Untung ada mbah google dengan bantuan gMapsnya.

Akhirnya buat track untuk ke ngawi dan madiun. Ternyata dalam sehari, aku menyetir selama 5 jam lebih plus 202 km.

Ternyata kota madiun cukup seru, ada makanan khas >> pecel yu gembrot dan makanan bluder (bluder cokro)

Makanan ini maknyus bener. Harga per tahun 2017 per pcsnya 8.500. Rasa maknyus dan harga masih ok lah.

Setelah mengkonsumsi makanan ringan ini, akhirnya pagi” menyantap soto yang keren. Soto ayam kondang di deket tempat jual bluder ini.

Ada yang unik di warung ini, soto yang ditawarkan bukan dalam bentuk mangkok namun piring. Rasa maknyus

Yang lebih keren, ketika ditawarin lauknya apa. Lah… soto kok pake lauk? Akhirnya iseng” tanya, emangnya ada apa aja? Dijawab, ada usus, sosis, dkk. Trus rasa penasaran bertambah dan tanya, emang sosis apa, dan akhirnya dijawab kalo sosisnya adalah sosis b2 (babi)

Hahhahaha…

Alhasil… akhirnya tergoda untuk mencoba dan menyantap.

Rasa maknyus untuk soto dan sosisnya. Harga masih acceptable lahh… hehhehe

Next, akhirnya berpindah tempat kunjungan. Dari kota madiun migrasi ke kota Kediri.

Membutuhkan waktu hampir sama 5 jam di jalan dengan jarak hanya 56 km. Perjalanan ditempuh melalui pesisir sawah. Perjalanan seru dan menyenangkan. Disini makanan yang patut di coba adalah sate bekecot. Tapi tempat yang mantep hanya di deket perkebunan nusantara desa djengkol.

Harga seporsi 10rb plus nasi

Rasa maknyusss…

Cocok buat yang suka penasaran ama makanan aneh”.

Hahahhaa… kripik bekecot juga maknyus loo…

Setelah itu, migrasi lagi ke kota lain di jawatimur yaitu Ponorogo

Dari kediri ke ponorogo melewati bukit” dan lereng” yang maknyus.

Waktu yang dihabiskan hampir 8 jam plus 145 km. Tapi pemandangan yang disajikan, keren banget.

Di ponorogo wajib mencicipi sate yang terkenal yaitu sate ayam tukri.

Sate ayam yang sudah dua kali d kunjungin oleh dua presiden (Pak SBY dan Jokowi). Secara rasa maknyus. Dan harga masih terjangkau meskipun terbilang mahal. Seporsi 36rb.

Setelah dari ponorogo dilanjutkan k semarang

Sepanjang 165km dilalui melalui wonogiri dan pematang sawah di perbatasan solo.

Akhirnya sampai rumah juga. Happy dan cape tentunya bercampur jadi satu.

Advertisements

Liburan Singkat @Cirebon

Mendengar kata Cirebon, pasti teringat akan Kota di Propinsi Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan propinsi Jawa Tengah. Kota ini bisa ditempuh dengan dua moda transportasi, yaitu Mobil Pribadi / Bus (melalui Jalan Tol dari Tol Jakarta-Palimanan via Cikampek) cirebondan Kereta Api (semua kereta yang berangkat dari Jakarta (Jakarta kota, Gambir dan Pasar Senen) pasti melewati kota ini). Dengan adanya Jalan Tol tersebut, perjalanan menggunakan mobil dapat ditempuh 3 jam tanpa memperhatikan kondisi jalan, sedangkan menggunakan kereta api, rata-rata membutuhkan waktu 3.5 jam hingga tiba di stasiun besar cirebon.

Perjalanan kali ini, kami menggunakan kereta bisnis dari pasar senen pada sabtu pagi. Perjalanan kami menempuh 3.5 jam, sehingga kami tiba di kota Cirebon pukul 11.30. Sesampainya di cirebon, kami langsung order penyewaan motor yang dapat dicari di jejaring e-commerce (seperti kaskus maupun olx). Kami menyewa motor untuk 2 hari, jadi kami menghabiskan 140rb (kurang lebih) untuk sewa motor. Saran dari kami, sebaiknya book jauh jauh hari dari pada kehabisan. Hal ini disebabkan banyak orang jakarta yang memiliki waktu libur terbatas dan ingin menghabiskan waktu di kota kota lain di luar jakarta.

Setelah mendapatkan motor, kami langsung berwisata kuliner di dekat Stasiun Prujakan yaitu Gado-Gado Prunjak. dsc_0004Gado-Gado ini merupakan Gado-gado siram khas Cirebon yang patut untuk di coba. Untuk harga, masih terhitung murah (Paket Gado-Gado, Peyek Udang dan Es Teh kurang dari 25rb). Makanan ini beda jika kita bandingkan dengan Gado-Gado di daerah yogya atau jawaΒ  tengah yang cenderung manis. Jika butuh panduan, teman-teman dapat mencari one way menuju Stasiun Prunjakan Cirebon.
Ini jalan didepan Plang nama Stasiun kok.. Posisi ada di kanan jalan. Orang-orang sekitar pasti tau kalau kita sebut >> Gado-Gado Prunjakan. Selamat mencari dan mencoba.

Setelah kenyang, kami melanjutkan perjalanan menuju daerah Kuningan dengan naik motor. Kami berdua (saya dan Bowo) bukan orang Cirebon. Kami orang Jawa Tengah asli..hahahah.. jadi ketika diajak ngomong bahasa Sunda, kami berdua bingung.. apa yang harus kami jawab πŸ˜›

Akhirnya kami menetapkan pilihan ke museum LingarJati di Kuningan. Perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 1.5 jam dari tempat kami sebelumnya.dsc_0026 Overall, tempat ini patut dikunjungin. Ini menambah ilmu kami mengenai perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kita tercinta ini. Di tempat ini, muncullah perjanjian LinggarJati yang menjadi cikalbakal Indonesia. Tempat ini masih sangat terawat dan benar-benar asri. Kami hanya membawar dibawah 5rb untuk masuk kedalam bangunan tersebut. Dan Ternyata, banyak anak anak muda yang tertarik untuk melihat saksi bisu akan perjuangan para pahlawan di kabupaten kuningan ini.

Setelah puas berjalan-jalan di kabupaten kuningan, kami akhirnya kembali ke kota Cirebon dan akhirnya kami dsc_0076mengexplore pelabuhan di Cirebon dan berphoto-photo. Namun Spot Photo disini terbatas dikarenakan ini bukan seperti Pantai pada umunya.. Ini pelabuhan brooo.. Akhirnya kami menghabiskan waktu 2 jam untuk mendapatkan photo-photo bagus di sini.

Setelah dari pelabuhan, kami mencari penginapan di dekat balaikota Cirebon. Saran, untuk penginapan carilah Guest house karena harganya murah dibandingkan menginap di hotel berbintang. hehhehe… Backpackeur amat lahh.. Jadi hemat.. hahahha.. Setelah selesai istirahat, kami mencari makan malam yang menjadi khas di Kota Cirebon yaitu Nasi Jamblang. Makanan ini banyak rekomendasinya.. Yang kami coba adalah Nasi Jamblang Otoy di jalan Dr. Cipto di belakang Mal-Mal baru di Cirebon. Disini nasi pesan order sesuai dengan kebutuhan, biasanya di daerah lain hanya mengenal 1 porsi atau setengah porsi, kalau disini nasinya mau berapa sendok…hhahaha… karena kita lapar, kita minta dua sendok. Uniknya, piring kami bukan piring biasa namun beralaskan daun jati. Lauk yang disediakan beragam, serasa makan di warteg.hhahaha.. setelah itu kami bermain di masjid agung cirebon di dekat balaikota cirebon.. Di malam minggu, wilayah ini sungguh ramai dan dipadati oleh anak-anak muda dan keluarga.

Keesokan harinya, kami melanjutkan wisata kami menuju Kraton-Kraton yang ada di Cirebon serta mencari makan Empal Gentong yang terkenal di Cirebon.Β  Setelah jam 1, kami memutuskan untuk kembali ke Stasiun Besar Cirebon untuk berangkat menuju Jakarta. Dan perjalan kami ke Cirebon berakhir. Total biaya perjalanan termasuk kereta kurang dari 500rb per orang. hehhehe..

Berikut hasil video dari Bowo mengenai perjalanan kami di Cirebon. >> Cirebon Berintan

 

Cara menghabiskan WeekEnd yang terbatas

Halo semua..
Akhirnya hari ini berkesempatan menikmati liburan weekend dengan cara yang berbeda.
Dimulai dari impulsif yang tinggi dari kami bertiga (Tyas, Dito dan tentunya aku sendiri), akhirnya diputuskan untuk menghabiskan weekEnd minggu ini dengan jalan-jalan ke Kota Bogor.
Mungkin bagi kebanyakan orang Jakarta, jalan-jalan ke Bogor adalah hal yang biasa.
Oleh karena itu, kita ingin mencoba dengan hal yang tidak biasa.
Bagaimana caranya?
Tentunya dengan ala backpacker yang budget nya terbatas.heheh…

Dimulai dengan berangkat menggunakan transportasi andalan Kota Jakarta, TransJakarta.
Kami hanya membutuhkan 3.500 dari area Kelapa Gading menuju Stasiun Juanda.Sebelum tiba ke Stasiun, kami membayangkan bahwa stasiun KRL merupakan stasiun kelas dua.
Dan pastinya, jauh dari kata layak.

Namun, bayangan kami langsung berubah setelah kami tiba di area pembelian tiket di pintu utara.
Kami diminta untuk membeli Tiket Harian BerJaminan (THB).
Tarif KRL Per 25 km adalah 2.000
Per 10 Km 1.000
Karena kami dari Jakarta-Bogor, Kami membutuhkan 5.000 per orang untuk sampai ke Stasiun Besar Bogor.
Namun, karena kami menggunakan Tiket Harian, kami harus menjaminkan 10.000 per tiket.
Mengapa? Karena kartu ini adalah kartu RFID yang cukup bagus dan orang cenderung untuk tidak mengembalikannya.
Jadi ada konsekuensi yang harus di tanggungΒ  jika kartu ini tidak di kembalikan.
Tapi kalau dikembalikan dengan syarat dan ketentuan, 10.000 uang kita akan dikembalikan kok πŸ™‚

IMG_0146Tiket Harian Berjaminan (THB)

IMG_0150Papan Petunjuk untuk Masuk ke Peron.

IMG_0142Petunjuk arah di Pintu Utara Lantai Dasar

IMG_0135Gate utama memasuki area peron

IMG_0136Petunjuk Peron 1 dan Peron 2

IMG_0138Akses Jalan menuju Peron 2

IMG_0143Tempat Menunggu Kereta di Peron 2

Perjalanan Menuju Bogor membutuhkan waktu 1 jam 30 menit (tergantung lama kereta berhenti di setiap stasiun)

IMG_0144Indoor KRL Jakarta – Bogor

Kami berangkat dari Stasiun Juanda pukul 08.00 dan tiba di Stasiun Besar Bogor pukul 09.15.
Tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dengan Bogor πŸ˜›
Secara penampilan fisik, stasiun ini sangat modern namun masih ada bagian2 tertentu yang sedang diperbaiki.
Sehingga cukup mengganggu pengguna jasa kereta api dalam mengakses pintu masuk dan keluar.

IMG_0172Stasiun Besar Bogor

Tujuan Utama dan pertama di Kota Bogor adalah melakukan ibadah (Misa Hari Minggu) di Gereja Keuskupan Bogor.
Kami hanya membutuhkan waktu 10 menit (kurang) dari stasiun ke Gereja tersebut.
Untuk jadwal misa, dapat anda cari di website resmi Gereja Katedral.

IMG_0147Tujuan Utama di Bogor

Ternyata, gereja katedral ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan gereja katedral lainnya di Indonesia.
Gereja ini didominasi dengan warna putih dan berada di jantung kota bogor.
Hanya beberapa menit dari DPRD Kota Bogor, Istana Presiden Kota Bogor dan Kebun Raya Bogor.
Sehingga lalu lintas di depan gereja cukup padat.

IMG_0177Gereja Katedral Bogor

IMG_0155Indoor Gereja Katedral

IMG_0157
Photo Panoramic Gereja Katedral Bogor

IMG_0158
Main Gate Gereja Katedral

Setelah Ibadah Mingguan, kami melanjutkan wisata kuliner kami ke daerah Surya Kencana dengan menggunakan Angkutan Kota Nomor 02 (Warna Hijau). Dari depan Gereja Katedral menuju tempat tersebut hanya di perlukan 10-15 menit dengan biaya 4.000 per orang.
Setelah memasuki kawasan kuliner tersebut, kita disajikan beraneka ragam makanan. Bagi Non muslim, inilah surga makanan. Bagi yang muslim, harus cermat membaca apakah makanan tersebut Halal atau Haram.

IMG_0166Jajanan Pepes + Otak2 Surya Kencana

IMG_0165Soto Mie Agih -HARAM-

IMG_0167Soto Mie Khas SukaBumi

IMG_0160
Penampakan Soto Mie Agih

IMG_0173
Soto Mie Campur (Babat + Daging) Agih

Harga Soto Mie Campur Agih Rp 34.000 per porsi, sedangkan untuk Soto Mie Daging / Iga Rp 37.000 per porsi.

IMG_0174Nasi Campur Agih

Harga Nasi Campur Agih Rp 37.000 per porsi.

Setelah perut kenyang, kami memulai perjalanan menuju Kebun Raya Bogor (rencananya), namun dikarenakan perut kekenyangan kami mengurungkan niat berjalan kaki dar Surya Kencana menuju lokasi tersebut. Akhirnya, kami menggunakan angkutan kota dengan nomor trayek yang sama dengan sebelumnya yaitu 02 (Warna Hijau). Namun, kali ini kita membutuhkan extra waktu (kurang lebih 30 menit) di angkot dikarenakan kota bogor memiliki banyak sekali angkot yang sering ngetime di pinggir jalan =.=’ .
Tapi overall seru lah…
Nah, disini kita menghabiskan biaya yang lebih mahal dari sebelumnya.
Per orang wajib membayar 5.000.

Setelah itu, kami mengurungkan niat ke Kebun Raya Bogor dan memutuskan untuk berphoto-photo ria di Stasiun Besar Bogor dan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.
Biaya yang kami keluarkan untuk perjalanan pulang sama dengan perjalanan berangkat, yaitu 5.000 untuk Kereta dan 3.500 untuk TransJakarta.

IMG_0171Selfi di depan Stasiun Besar Bogor

Total biaya jalan-jalan hari ini kurang dari 100.000 (tergantung dari apa yang kami makan selama di bogor).
Ternyata menikmati liburan bisa dengan cara-cara backpacker yang murah, mudah dan hemat.
Thank you buat liburan kali ini teman2… Mas Bene dan Mba Kecik…hahhaha…

Wisata alam ke DIY (Yogyakarta) ala backpacker

Setelah vacuum hampir 3 bulan, akhirnya aku berkesempatan berjalan-jalan lagi… Kali ini aku akan mengexplore kota yogyakarta. Mungkin bagi sebagian orang Indonesia,khususnya Kota Semarang, Yogyakarta adalah kota yang sudah biasa untuk di explore. Tapi, kali ini aku dan beberapa teman (sebut saja namanya Bowo, Dito, Mba Inge, Angel, Kevin dan Ricky) berkesempatan untuk menikmati yogya dengan cara kita sendiri. Seperti apa? Sabaar yaaa…. baca aja artikel ini πŸ˜›

Yogyakarta adalah sebuah ibukota propinsi dari Daerah Istimewaan Yogyakarta. Yogyakarta memiliki satu bandara yaitu bandara adi sucipto yang terintegrasi dengan jalur kereta dan bus (trans joglo). TanggalΒ  29 Oktober 2015 yang lalu, kami bertujuh menggunakan pesawat airAsia berangkat pukul 06.00 dari Soekarno Hatta Airport menuju ke Adi Sucipto Airport. Kami hanya membutuhkan kurang lebih 1 jam untuk menempuh perjalanan tersebut. Jam menunjukan pukul 07.00 WIB, kami memulai kegiatan exploring yogyakarta pertama kali dengan menggunakan tras yogya dengan membayar 3.600 per orang. Kami menggunakan route 3A (dari bandara ke condongcatur)–> 2A ( dari condongcatur ke terminal jombor)–> 2A (dari terminal jombor ke dekat hotel tenrem).
trans jogja bandaraSetelah tiba di hotel, kami menyimpan barang-barang kami dan menunggu motor sewaan. Dan touring kami dimulai.
maps perjalananMulai dari pusat Kota Yogyakarta (tepatnya Tugu Yogyakarta) kita bertuju menggunakan 4 motor memulai aktivitasΒ  touring menuju Pantai Siung di kawasan Gunung Kidul. Kita memulai perjalanan pukul 09.30 WIB dengan jarakΒ  perjalanan sejauh 80 km dan waktu selama kurang lebih 2 jam untuk mencapai tempat tersebut. Sebelum sampai, kita diwajibkan membayar biaya retribusi sebesar 5.000 per orang. Karena kami ber 7, jadi kami mengeluarkan uang sebanyak 35.000 untuk dapat menikmati 3 pantai sekaligus (Siung, Jogan dan nglambor). Tiba di pantai kurang lebih pukul 11.30 WIB, kami wajib memarkirkan kendaraan kami di tempat yang telah di sediakan (dan tentunya siap-siap untuk membayar biaya parkir tersebut).
IMG_4181Tanpa kami sadari, kami menghabiskan waktu kurang lebihΒ  45 menit di pantai tersebut dengan terik matahari yang maksimal (jam 12 tepat gitu main dipantai =.=’ ). Dan kami terus bernarsis ria karena akhirnya kami dapat menikmati suasana yang benar-benar rileks.IMG_4224Setelah puas di pantai ini,kami melanjutkan perjalanan menuju pantai berikutnya yaitu pantai nglambor. Hanya di butuhkan waktu kurang dari 15 menit untuk mencapai pantai tersebut. Di pantai ini, wisatawan dapat bersnorkeling ria di bibir pantai dengan harga 35 ribu rupiah per orang. BTW, untuk mencapai pantai ini, diperlukan cukup kerja keras dalam mengendarai motor. Why? Karena jalan yang akan kita lewati ‘belum’ selesai di aspal. Jadi jangan heran kalau tetiba badan kita cukup pegal-pegal..hahahha…IMG_4318Pantai selanjutnya adalah pantai Jogan. Pantai ini memiliki fenomena yang menarik. Kenapa? karena di pantai ini, jika sedang mengalami pasang,Β  air laut akan nampak seperti air terjun yang mengalir ke laut. Namun karena saat kami datang adalah waktu surut, jadi kami tidak dapat melihat fenomena alam tersebut. Tapi alam selalu menawarkan pemandangan lain bagi orang yang sudah bekerja keras. Kita ber 7 berkesempatan main di bawah air terjun (pelataran pantai). Dan ternyata tidak kalah menariknya.
IMG_4344Kami dapat melihat batu-batu terjal yang ada di pantai ini dan akhirnya tetap… Narsis Mode ON.
IMG_4351Karena badan sudah mulai lelah dan belum makan siang, akhiirnya kami semua sepakat untuk mencari makan siang. Namun, kami hanya mendapat informasi dari kawan di jakarta yang berkata : “di salah satu pantai yang akan kalian kunjungi, ada tempat pelelangan ikan yang harganya murah banget dan rasanya enak”. Karena kami sudah cukup kelaparan, akhirnya kita memutuskan untuk melanjutkan ke pantai drini dan pulang ke kota yogyakarta.

Sewaktu perjalanan, ternyata kami melihat warung yang menjual banyak gorengan. Akhirnya kita berhenti dan memakan banyak sekali gorengan… hahahha…sekali-sekali makan gorengan nga papa lah, mumpung gorengna cuma 500 rupiah..

Setelah cukup mengisi bahan bakar, akhirnya kita melanjutkan ke pantai drini dengan jarak kurang lebih 50km dari pantai jogan. Karena jalan yang kita lalui sungguh bagus (jakarta aja kalah bagusnya), jadi perjalanan 50km cuma ditempuh kurang lebih 30-40 menit.
Dan ternyata, perkataan teman terbukti, kami mendapati Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di pantai ini dan kami dapat memesan untuk di masakkan.Β  Kami makan 7 ekor ikan kakap merah bakar (baru di tangkap) dan 1/2 ekor cumi goreng tepung plus nasi satu tempat dan air putih. Kami hanya mengeluarkan 100.000 rupiah. Luar biasa murah dan nikmatnya makan kita.

Setelah kenyang dan lelah, kami memutuskan untuk kembali ke Yogyakarta dan beristirahat.

Demikian cerita kegilaan kami di kota gudeg… Mungkin bagi beberapa orang, hal ini kurang menarik. Tapi bagi kami, ini adalah cara lain untuk menikmati alam indonesia yang kaya akan keanekaragaman.
Thank You πŸ™‚

Manado #northcelebes

Manado ?
Hmmm… Kalau nga ada yang bayarin atau ada keperluan yang sangat amat penting mungkin nga akan kesana.
Kenapa? Karena harga tiket yang luar biasa mahal.
Dari Jakarta ke Manado aja satu jalan sekitar 1 Jutaan, Jadi kalo PP ya sekitar 2 Juta (itu baru buat Pesawat dari Jakarta – Manado PP lhoo… ) Belum hotel, belum makan disana, belum lain lainnya… jadi pasti mahal lahhh..

Nah, akhirnya keperluan yang sangat pentingpun tiba… Di tugaskan jalan-jalan kerja di Manado (jadi ceritanya bersambung dari Makassar trus ke manado deh…) Lumayan lah…. Refreshing gratis tanpa mengeluarkan banyak uang…hehehhe…

Nah, dari Makassar flight ke Manado hanya ada 3 penerbangan yang direct yaitu Garuda Indonesia, Air Asia dan Lion Air.
Karena harga relative sama, kita menggunakan maskapai Garuda Indonesia πŸ™‚
Waktu tempuh sekitar 1 jam kok…

20130924-062910 AM.jpg

Akhirnya kita berangkat dan melayang layang di angkasa sulawesi πŸ™‚
Berikut photo-photo di angkasaaa πŸ˜›
alakadarnya yaa, kalo jelek ya dimaklumin bukan profesional..
Kalo bagus ya pastinya lah…..

20130924-062938 AM.jpg

setelah hampir mendarat, langsung menyiapkan kamera untuk memandang kota Manado dari ketinggian πŸ™‚
Berikut photo-photonya πŸ™‚

20130924-063010 AM.jpg20130924-062956 AM.jpg20130924-063018 AM.jpg

Karena kita sampai siang hari, langsung kita mulai aktivitas dengan Makan siang (kuliner siang hari) di Rumah Makan Betania. Apakah itu? Ini adalah Ikan Tindaro… Pedasnya sambal manado… hmmmm… nyamiii, buat perut puanaaas… tapi rasa enak loooo….

20130924-062919 AM.jpg

dan unik nya, selalu di kombinasikan dengan Kangkung. Tapi pass banget rasanya… sangat cocok di lidah kita orang pulau jawa…
dan ini adalah satu satunya makanan saya di Manado yang HALAL…hhhahhaa…
Harga satu porsi sekitar 25.000
Murah untuk ukuran orang Jakarta πŸ˜›

20130924-062927 AM.jpg

Setelah kenyang, kita langsung lanjut jalan2 ke kota Tomohon. Tapi kita terpaksa berhenti di Perumahan milik Pak Ciputra.
disini banyak patung patung yang keren loooo…
Mari kita lihat patung-patung yang ada.

20130924-063035 AM.jpg
patung kuda di salah satu perumahan yang ada

20130924-063043 AM.jpg

Patung Tuhan Yesus Memberkati dari sisi samping

20130924-063051 AM.jpg
Patung Tuhan Yesus Memberkati dari sisi depan

20130924-063059 AM.jpg
Steven Martono photo di depan Patung Yesus Memberkati

20130924-063110 AM.jpg
Saya photo di depan Photo Yesus Memberkati (bukti kalo kita beneran dateng ke sini πŸ˜› )

Nah, setelah sampai di Kota Tomohon kita langsung melanjutkan perjalanan menuju Bukit Doa. Perjalanan dari Kota Manado ke Kota Tomohon (kalau nga macet plus nga ada badai merintang) ya sekitar 1- 1.5 jam lah (kaya Jakarta – Bogor lah yaaa)
di sini, kita di wajibkan untuk membayat retribusi Rp. 10.000/ orang.
Di Bukit ini, kita bisa dengan leluasa melihat Kota Tomohon dari ketinggian plus Gunung Lokon. Jadi nga heran, kalau kemaren pas meletus area Tomohon merupakan area yang harus dihindari. ya iya lah.. secara mau liat pemandangan apa coba?
Ya udah, mari kita melihat pemandangan sekitarnya saja πŸ™‚

20130924-063339 AM.jpg20130924-063317 AM.jpg 20130924-063330 AM.jpg

Setelah selesai, kita langsung balik ke Manado dan kuliner sore hari… (hehhehe… bukannnya kerja malah kuliner muluuu)
Nah, kita akhirnya penasaran ama Tinutuan (Bubur Manado) di Kios Pelangi.
Secara harga termasuk murah, harga tinutuan Rp. 15.000. Tapi tapi tapi…
Secaraaa rasaaa, ngaaaa banget… Untuk Lidah Orang seperti kita kita sangaaaat nga enak.. Tapi mungkin jadi enak kalo di depannya ada yang cakep yaaaa… (ya kaleeee…. bumbu masak =.=’ )
Ini penampakan Tinutuannya…

20130924-063122 AM.jpg

Karena kita mulai mual (bahasa kerennya ‘neg’). Kita mencari saraba manado di Saraba Boulevard Manado. Kita pengen bandingin, saraba manado ama saraba makassar enakan mana…
Ternyata dari price lebih enakan Manado. Makassar Rp 10.000, Manado cuma Rp. 5.000 doang (secara, beli 1 saraba di Makassar dapet 2 gelas saraba di Manado..)
Tapi secara rasa, enakan di Makassar kok (di Makassar pake santen, di manado nga)… Puas minum di sana…
Ini photo sarabanya

20130924-063130 AM.jpg

Kita punΒ  nga mau kalah bandingin pisang cocol sambel khas di sulawesi. Akhirnya kita berkesempatan mencoba di lokasi yang sama dengan saraba itu… Rasa lebih enak di Manado (horeee… akhirnya ada yang lebih enak πŸ˜› ) dan harga juga sama. Secara kuantiti makassar mah kalah juauuuhhh…. πŸ˜›

20130924-063137 AM.jpg

Akhirnya kita pulang ke hote Grand Central. Hotel dimana kita menginap. Skor yaaa 5.5 of 10 lah…
untuk standart bintang 3, ini kurang ok (secara abis dari swiss bellin panakkukang makassar πŸ˜› )
tapi tetep bisa tidur kok… hahhah… harga juga murah kok….

Next Day,
kita mengawali sarapan di hotel dan melanjutkan dengan berolah raga di BUNAKEN
Setelah selesai beraktivitas selama ssetengah hari, kita melanjutkan dengan kuliner haram yang terkenal seantero manado (hahha, lebaaaayyy). Kita Makan siang Soto Spesial B2 di Rumah Makan Soto Ko’Petrus…
Hmmm, rusuknya tu looo.. nyamiiii…
Harga ya masih masuk lah.. Kalo ga salah inget sekitar 30rban lah..
dan hebatnya lagi, Es Nutrisari Polos menjadi minuman utama di resto ini. Setiap orang pada beli minuman ini πŸ™‚

20130924-063144 AM.jpg

Penampakan lebih detailnya πŸ˜›

20130924-063152 AM.jpg

Selanjutnya kita istirahat di hotel lagi dan menunggu kuliner di malam hari :PKuliner malam di Rumah Makan Minahassa. Namun karena kelaperan, kita pun sampai lupa photo…
Yang pasti nyobain Babi Goreng Tore. Tapi nyantai aja, gambar Babi Goreng Torenya akan ada di menu makan siang kita hari yang lain πŸ˜›

Next day….
Seperti hari sebelumnya, makan pagi diawali di Hotel lagi…
Nah, setelah sarapan kita baru berangkat ke kantor buat kerja πŸ˜›
Bahagiaaanyaaa bisa ketemu kerjaan lagi(padahal sedih di Manado harus kerja…ckckkck)
Setiap perjuangan pasti ada hasil yang dicapai, hasilnya adalah makan siang babbbiiiiii πŸ˜›
Jam makan siang kita diajak makan di Rumah Makan Jantung Hati, kita makan makanan chiness food….
disini hampir semuaaa makanan haramm πŸ˜› Tapi maknyusss…
Dan murah plus porsiinyaaa guedeee bener…
Sate Babi aja gede gede 10 tusuk cuma 35.000 (Jakarta mana dapet 10 Tusuk 35.000 dengan daging segede itu πŸ˜› )


20130924-063219 AM.jpg

Dilanjutkan dengan Babi Goreng Tore… Crispy banget… Wuenak tenannn…

20130924-063238 AM.jpg

Ditambah Ta Mie Goreng yang lagi lagi mengandung Babiiiii… hahhaha….
Harganya juga murahhhh…

20130924-063245 AM.jpg

dan sekali lagi, minuman favorite di restoran ini adalah Es Nutrisari Polos…hahhahha… hebat hebat….
Karena ada acara persiapan Moon Cake (kue bulan), jadi kelenteng kelenteng pada berias diri..hahhah… gambarnya ga jelas ya dimaklumin gara2 udah mendung euy…

20130924-063251 AM.jpg

Lanjut, akhirnya kembali ke kantor dan kerja ampe mampuuus (lebay amat sih… wkkwkw). Akhirnya kita pulang ke hotel, tapi sebelum pulang kita diajak makan malam dulu… Makan apakah? Kita Makan Mie Ba’ Garuda Om Ferry.
Mie Kuah Babiiii plus Mie goreng Babiiii πŸ™‚

20130924-063302 AM.jpg

20130924-063256 AM.jpg

Nah,,, setelah kenyang kita ke pusat oleh oleh dan membeli oleh oleh yang bisa kita beli…
Dimanakah tempatnya? di Grand Merciful BuildingΒ  Manado. Toko ini 24 jam looo… keren.. semua ada disini dan harganya kompetitif πŸ˜›

20130924-063350 AM.jpg

Setelah kita selesai, kita balik ke hotel dan istirahat….
Next day, kita langsung makan di hotel seperti biasanya dan berangkat ke Sam Ratulangi International Airport. Dan kita bersiap siap pulang k Jakarta.
Tapi kali ini kita naik Lion Air. Perjalanan sekitar 3 jam lebih. Kita agak menyesal, kenapa kita nga naik Garuda yaa… Secara beda 100-300rb tapi lebih enak posisi kursinya… secara kaki kita panjang panjang…hahhaha… dan pastinya kita nga akan kelaperan dan keausan… πŸ˜›
Dan akhirnya kita kembali ke jakarta, tapi sebelum itu kita mengabadikan suasana di bandara plus papan nama nya loo πŸ˜›

20130924-063420 AM.jpg

berikut penampakan papan nama bandara sam ratulangi…

20130924-063436 AM.jpg

akhirnyaaa, kita selesai juga jalan-jalannyaaa….

udah dulu yaa…

see u di next trip πŸ˜›

Makassar #southcelebes

Makassar? mendengar kota itu langsung terpikirkan Pantai Losari yang tersohor itu.
Untung diberi kesempatan ke sekian kalinya untuk jalan-jalan kerja beberapa hari di kota ini.Perjalanan dimulai melalui Bandara International Soekarno Hatta (Jakarta) menuju Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar). Perjalanan ditempuh kurang lebih 2 Jam 45 menit. Karena adanya perbedaan waktu (Makassar -> WITA dan Jakarta WIB) maka perjalanan menjadi kurang lebih 3 jam 45 menit, ohhh tidakkkk hidupku hilang 1 jam lagi 😦

Perjalanan dimulai pagi hari jam 05.30 WIB, disaat orang orang lagi terlelap tidur, kita sudah sampai di bandara dan kondisi bandara sangat sepiiiii….. serasa di luar negeri gtu deh…

20130924-062114 AM.jpgAkhirnya, jam 05.50, saya flight dengan Citilink. Seperti biasa, sebelum mendarat, saya membiasakan mengabadikan Kota yang akan saya tempati beberapa hari dari ketinggian.
Mari kita lihat Makassar dari atas πŸ™‚

20130924-062133 AM.jpg20130924-062210 AM.jpg

Nah, akhirnya saya tiba di Makassar (Ujungpandang) kurang lebih pukul 09.35 WITA. Dan saya langsung mengabadikan papan nama Sultan Hassanuddin Makassar. hehhee… buat bukti kalo bener bener ke Makassar cuy.. hahhahaha

20130924-062239 AM.jpgOh ya, sebelum kita parkir pesawat, di belakang kita ada pesawat Lion Air yang ikut mendarat… Jadi ternyata berdeketan nyampainya. Mungkin selisih 5 menit lah..hahhaha… jadi, dapet deh…. Emang keberuntungan tersendiri..hheheh

20130924-062225 AM.jpgSetelah masuk ke gedung bandara, akhirnya disajikan pemandangan yang “WOW” banget.. ampe lupa kalo masih di Indonesia.Kirain udah di Singapore ato mana gtu… bandaranya kereeeen pisan euy… Soekarno Hatta Airport kalah lahhh…jauuuhhh…..

Biarlah gambar yang bercerita

20130924-062249 AM.jpgKapal dalam bandara.. .ckckkckc…. Bukan kapal sebenarnya looo…. cuma replika kapal

20130924-062259 AM.jpgGate keberangkatan, yang serasa seperti Changi Airport, Singapore.

20130924-062310 AM.jpgPameran alat kesenian di bandara

Nah, setelah kita sampai di Kota Makassar, kita langsung di ajak makan. Nga tanggung tanggung, kita makan di rumah makan Losari di dekat Pantai Losari (+ deket rumahnya Mantan WaPres kita lhooo Pak JK).
Makanan yang kita santap yaitu :
Nah, karena lupa namanya kita liat aja penampakannya saja yaaa…hehhe

20130924-062337 AM.jpg20130924-062349 AM.jpg20130924-062408 AM.jpg

Setelah makan siang, kita lanjut ke kantor untuk bekerja.
Oh ya, setelah lewat Pantai LOSARI saya mengurungkan niat untuk photi photi… ternyata Pantai itu hanya bagus d photo doang 😦
Lanjut, setelah jam pulang kantor di lanjutkan ke hotel yang saya booking (Swiss Bellin Panakkukang). Dibandingkan Medan, Hotel ini jauh lebih ok. Score yaaa 8.5 of 10 laahh… Pelayanannya ramah plus bangunan baru πŸ™‚
Dan pastinya free laundrt 5 pcs tiap hari. Jadi ya saya manfaatkan.
Ini penampakan Hotelnya

20130924-062441 AM.jpgHeitsss… sebelum, ke hotel kita di ajak makan malam terlebih dahulu di Pallubasa Serigalayya. Pasti pada bingung, makan apaa yaaa disitu? Nah, samaaa… Akhirnya kita di jelaskan Palu Basa adalah makanan khas makassar yang sejenis rawon (pake serundeng) bisa di tambah telur ato nga.. Isinya bisa daging ato jeroan..hahahha.. pastilah di kesempatan itu saya tidak menyia nyiakan untuk makan jeroan + telor mentah sebagai topingnya.. Dan minumnya dipaksa untuk Teh Botol Sosro.

20130924-062430 AM.jpg

Karena saya adalah manusia yang gampang lapar, maka saatnya makan sesuatu yang HARAM di kota ini. Apakah itu? Mie Seafood Babi. Rasaaa… yaaa ok kok.. enak…hehhehe… di tambah porsinyaaa, gedeeee bener.. Plus harganya cukup mahal pula.

20130924-062458 AM.jpgKarena terbujuk ama saran teman yang bekerja di makassar, akhirnya mencoba siomay babi goreng…. Rasa juga cukup mengundang selera. Tapi hati hati berat badan bisa naik lagi looo…

20130924-062517 AM.jpgSetelah kenyang, waktunya mencoba sesuatu yang hangat2 khas makassar. Apakah itu? Saraba. Saraba adalah minuman khas dari makassar yang mirip kolak (minuman asli jawa) ditambah Jahe. Rasanya cukup nyaman di lidah kita. Nah, kita di ajak minum di daerah Sarabba Sungai Cerekang. Sepanjang jalan ini, kalau malah hari isinya orang lokal maupun wisatawan yang menikmati kesantaian dimalam hari. Ok kok, suasanannya mirip kaya angkringan. Banyak orang yang nongkrong… Harga, lumayan mahal cuy. satu gelas 10rb =.=’ Oh ya, disini juga ada Pisang goreng yang di cocol sambel lo. Sejenak merasa nga percaya, kenapa cita rasa pisang yang manis di gabungkan ama cita rasa sambel yang pedas. Ternyata oh ternyata, pisang yang dipakai adalah pisang muda yang belum terlalu manis jadi pas dan cucokk buat di cocol ama sambel.

20130924-062531 AM.jpgSetelah itu, kita tidur nyenyak karena kekenyangan.hehhehe… Puas dan rasanya pencernaan lancar.. hhhahaha…

Hari esoknya, pagi saya breakfast di Hotel. Puas lah makan di hotel ini. Bisa makan segila mungkin dengan variasi makanan yang banyak.Hehehe….
Lanjut, setelah saya makan pagi langsung di jemput ke Kantor untuk mulai bekerja lagi. Menjelang jam 12 WITA, kita makan ke arah Losari lagi…hahhahah… ternyata daerah sini banyak makanan makanan yang cukup unik. Nah, kita makan di Rumah Makan Pallu Kaloa.
Saya makan Kepala Kakap.. hmmm.. nyamiii… Ternyata dagingnyaaaaa… buanyak banget di kepala itu…
Enak eee puollll…

20130924-062542 AM.jpgSetelah itu, kembali ke kantor dan bekerja sampai waktu pulang kantor..hehhehe…
Lanjut, saat malam hari kita diajak makan Ikan Bakar rica-rica ala Jalan Dg.Tompo. Harga ikan disini sekitar 35.000 per pcs. Harga yang cukup untuk ikan dengan bumbu yang wawww…. bisa milih sedang atau pedaaasss… Hati hati, jangan terlalu gila untuk memilih pedasss…

20130924-062605 AM.jpg

Nah, karena ikan laut jenisnya buanyaaak banget maka kita harus milih. Mau ikan yang mana yang akan kita makan. Jadi, sebelum duduk langsung ke arah pembakaran ikan dan pilih ikannya… unik unik loo ikannya. πŸ™‚ Pokoknya buat orang terpesona loo…

20130924-062613 AM.jpg

Salah satu ikan yang dipilih oleh teman kita. Dia seumur hidup belum pernah makan ikan yang warnanya kuning seperti itu. hehhehe…
Jadi, langsung pesan.
Tapi uniknya, apapun jenis ikan yang kita pesan bumbunya tetap sama..hahahha…

20130924-062622 AM.jpg20130924-062629 AM.jpg20130924-062638 AM.jpg20130924-062648 AM.jpg20130924-062657 AM.jpg

Nah, karena besoknya kita harus melanjutkan kunjungan ke kantor yang lain akhirnya kita mengakhiri kuliner kita. Dan pulang ke hotel.
Ke esokan harinya pukul 08.00 WITA kita di antar menuju bandara kembali dan kita baru menyadari kalau di bandara ini terdapat patung Sultan Hasanuddin lhoo…

20130924-062706 AM.jpg

Sekian cerita ku dari Makassar #southcelebes
See u di cerita selanjutnya πŸ™‚

Medan, Ibukota Propinsi Sumatera Utara

Medan adalah ibu kota propinsi Sumatera Utara yang terkenal dengan buah Durian dan BPKnya (Babi Panggang Karo).

Nah, akhirnya saya berkesempatan menginjakan kaki di kota ini πŸ™‚

Mari kita mulai petualangan yang 2 hari 1 malam di Medan πŸ™‚

Dari Jakarta ke Medan ditempuh kurang lebih 2 jam 20 menit perjalanan. Kita akan turun di Bandara Polonia International Airport (bandara ini telah di ganti dengan bandara Kualanamu). Setelah sampai, kita langsung di jemput ama teman-teman yang baik hati.

Karena kita belum sarapan, kita di ajak makan Soto Medan di Rumah Makan Sinar Pagi Medan. Hmmm… Nyamiii, untuk lidah orang pulau jawa masih masuk lah…

20130920-035122 PM.jpg

Setelah makan, kita langsung mulai beraktivitas di kantor (karena dinas kantor cuy… ) Nah, jam menunjukan jam 1 dan kita langsung di ajak ke daerah dekat bandara polonia. Di daerah sini kita menemukan banyak rumah makan berjualan BPK.. hmmm.. akhirnyaaa kesampaian juga. Babinya tu looohh… kering abis.. enak plus nagih rasanya..

babi

Setelah kenyang makan BPK, kita kembali ke kantor untuk memulai aktivitas lagi. Dan setelah jam kantor, kita langsung di antar ke hotel yang telah kami book (swiss bellin, score 7 of 10). Lumayan lah ni hotel, nyaman buat tidur πŸ™‚

20130920-034751 PM.jpgDi hotel ini, saya istirahat. Setelah tenaga pulih, saya di ajak oleh teman kakak saya bernama Lian. Dia ini adalah orang asli Medan dan suka makan babi. Dia mengajak saya makan BPK, tapi karena saya sudah makan di sana jadi di alihkan ke daerah kampus UNSU (Universitas Negeri Sumatera Utara). Nah, kita mampir di warung Tri Boy.

20130920-034802 PM.jpg

Makanan-makanan yang kita pesan :

Roti Canai plus Susu Cokelat sebagai toping

20130920-034810 PM.jpgCara Makan :
Tinggal tarik aja trus huppp masuk mulut..hahhahah (nga penting =.=’ )

20130920-034820 PM.jpg

Selanjutnya, Martabak Har
Proses Pembuatan oleh abang2 di warung itu.

20130920-034828 PM.jpgSetelah selesai, saatnya disajikan… hmmm.. ternyata enak juga euy…20130920-034907 PM.jpg

Karena saya nga kesempatan ke aceh, saya akhirnya mencoba Mie Aceh di dekatnya.. hahhaha.. (maksa dikit bole lah πŸ˜› )

Rasa hampir seperti makan mie godhog jawa tapi pake kuah kare.. overall ok kok..

20130920-034854 PM.jpg

Aslinya ada lagi minuman khas Medan : Teh Tarik dan Teh ST (Teh Susu Tarik). Enak kok…

Kalau dibandingin Teh tarik yang di Jawa mah beda…

Setelah selesai, kita balik ke hotel dan istirahat karena pagi-pagi harus balik ke Jakarta.

Sebelum balik ke Jakarta, tak lengkap kalo kita nga liat-liat BenTor (Becak moTor) khas Medan.

Β 20130920-034840 PM.jpg

20130920-034919 PM.jpg

Nah, cukup sekian cerita dan share ku di Medan…

See u di next trip ya…