Liburan Singkat @Cirebon

Mendengar kata Cirebon, pasti teringat akan Kota di Propinsi Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan propinsi Jawa Tengah. Kota ini bisa ditempuh dengan dua moda transportasi, yaitu Mobil Pribadi / Bus (melalui Jalan Tol dari Tol Jakarta-Palimanan via Cikampek) cirebondan Kereta Api (semua kereta yang berangkat dari Jakarta (Jakarta kota, Gambir dan Pasar Senen) pasti melewati kota ini). Dengan adanya Jalan Tol tersebut, perjalanan menggunakan mobil dapat ditempuh 3 jam tanpa memperhatikan kondisi jalan, sedangkan menggunakan kereta api, rata-rata membutuhkan waktu 3.5 jam hingga tiba di stasiun besar cirebon.

Perjalanan kali ini, kami menggunakan kereta bisnis dari pasar senen pada sabtu pagi. Perjalanan kami menempuh 3.5 jam, sehingga kami tiba di kota Cirebon pukul 11.30. Sesampainya di cirebon, kami langsung order penyewaan motor yang dapat dicari di jejaring e-commerce (seperti kaskus maupun olx). Kami menyewa motor untuk 2 hari, jadi kami menghabiskan 140rb (kurang lebih) untuk sewa motor. Saran dari kami, sebaiknya book jauh jauh hari dari pada kehabisan. Hal ini disebabkan banyak orang jakarta yang memiliki waktu libur terbatas dan ingin menghabiskan waktu di kota kota lain di luar jakarta.

Setelah mendapatkan motor, kami langsung berwisata kuliner di dekat Stasiun Prujakan yaitu Gado-Gado Prunjak. dsc_0004Gado-Gado ini merupakan Gado-gado siram khas Cirebon yang patut untuk di coba. Untuk harga, masih terhitung murah (Paket Gado-Gado, Peyek Udang dan Es Teh kurang dari 25rb). Makanan ini beda jika kita bandingkan dengan Gado-Gado di daerah yogya atau jawaΒ  tengah yang cenderung manis. Jika butuh panduan, teman-teman dapat mencari one way menuju Stasiun Prunjakan Cirebon.
Ini jalan didepan Plang nama Stasiun kok.. Posisi ada di kanan jalan. Orang-orang sekitar pasti tau kalau kita sebut >> Gado-Gado Prunjakan. Selamat mencari dan mencoba.

Setelah kenyang, kami melanjutkan perjalanan menuju daerah Kuningan dengan naik motor. Kami berdua (saya dan Bowo) bukan orang Cirebon. Kami orang Jawa Tengah asli..hahahah.. jadi ketika diajak ngomong bahasa Sunda, kami berdua bingung.. apa yang harus kami jawab πŸ˜›

Akhirnya kami menetapkan pilihan ke museum LingarJati di Kuningan. Perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 1.5 jam dari tempat kami sebelumnya.dsc_0026 Overall, tempat ini patut dikunjungin. Ini menambah ilmu kami mengenai perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kita tercinta ini. Di tempat ini, muncullah perjanjian LinggarJati yang menjadi cikalbakal Indonesia. Tempat ini masih sangat terawat dan benar-benar asri. Kami hanya membawar dibawah 5rb untuk masuk kedalam bangunan tersebut. Dan Ternyata, banyak anak anak muda yang tertarik untuk melihat saksi bisu akan perjuangan para pahlawan di kabupaten kuningan ini.

Setelah puas berjalan-jalan di kabupaten kuningan, kami akhirnya kembali ke kota Cirebon dan akhirnya kami dsc_0076mengexplore pelabuhan di Cirebon dan berphoto-photo. Namun Spot Photo disini terbatas dikarenakan ini bukan seperti Pantai pada umunya.. Ini pelabuhan brooo.. Akhirnya kami menghabiskan waktu 2 jam untuk mendapatkan photo-photo bagus di sini.

Setelah dari pelabuhan, kami mencari penginapan di dekat balaikota Cirebon. Saran, untuk penginapan carilah Guest house karena harganya murah dibandingkan menginap di hotel berbintang. hehhehe… Backpackeur amat lahh.. Jadi hemat.. hahahha.. Setelah selesai istirahat, kami mencari makan malam yang menjadi khas di Kota Cirebon yaitu Nasi Jamblang. Makanan ini banyak rekomendasinya.. Yang kami coba adalah Nasi Jamblang Otoy di jalan Dr. Cipto di belakang Mal-Mal baru di Cirebon. Disini nasi pesan order sesuai dengan kebutuhan, biasanya di daerah lain hanya mengenal 1 porsi atau setengah porsi, kalau disini nasinya mau berapa sendok…hhahaha… karena kita lapar, kita minta dua sendok. Uniknya, piring kami bukan piring biasa namun beralaskan daun jati. Lauk yang disediakan beragam, serasa makan di warteg.hhahaha.. setelah itu kami bermain di masjid agung cirebon di dekat balaikota cirebon.. Di malam minggu, wilayah ini sungguh ramai dan dipadati oleh anak-anak muda dan keluarga.

Keesokan harinya, kami melanjutkan wisata kami menuju Kraton-Kraton yang ada di Cirebon serta mencari makan Empal Gentong yang terkenal di Cirebon.Β  Setelah jam 1, kami memutuskan untuk kembali ke Stasiun Besar Cirebon untuk berangkat menuju Jakarta. Dan perjalan kami ke Cirebon berakhir. Total biaya perjalanan termasuk kereta kurang dari 500rb per orang. hehhehe..

Berikut hasil video dari Bowo mengenai perjalanan kami di Cirebon. >> Cirebon Berintan

 

Cara menghabiskan WeekEnd yang terbatas

Halo semua..
Akhirnya hari ini berkesempatan menikmati liburan weekend dengan cara yang berbeda.
Dimulai dari impulsif yang tinggi dari kami bertiga (Tyas, Dito dan tentunya aku sendiri), akhirnya diputuskan untuk menghabiskan weekEnd minggu ini dengan jalan-jalan ke Kota Bogor.
Mungkin bagi kebanyakan orang Jakarta, jalan-jalan ke Bogor adalah hal yang biasa.
Oleh karena itu, kita ingin mencoba dengan hal yang tidak biasa.
Bagaimana caranya?
Tentunya dengan ala backpacker yang budget nya terbatas.heheh…

Dimulai dengan berangkat menggunakan transportasi andalan Kota Jakarta, TransJakarta.
Kami hanya membutuhkan 3.500 dari area Kelapa Gading menuju Stasiun Juanda.Sebelum tiba ke Stasiun, kami membayangkan bahwa stasiun KRL merupakan stasiun kelas dua.
Dan pastinya, jauh dari kata layak.

Namun, bayangan kami langsung berubah setelah kami tiba di area pembelian tiket di pintu utara.
Kami diminta untuk membeli Tiket Harian BerJaminan (THB).
Tarif KRL Per 25 km adalah 2.000
Per 10 Km 1.000
Karena kami dari Jakarta-Bogor, Kami membutuhkan 5.000 per orang untuk sampai ke Stasiun Besar Bogor.
Namun, karena kami menggunakan Tiket Harian, kami harus menjaminkan 10.000 per tiket.
Mengapa? Karena kartu ini adalah kartu RFID yang cukup bagus dan orang cenderung untuk tidak mengembalikannya.
Jadi ada konsekuensi yang harus di tanggungΒ  jika kartu ini tidak di kembalikan.
Tapi kalau dikembalikan dengan syarat dan ketentuan, 10.000 uang kita akan dikembalikan kok πŸ™‚

IMG_0146Tiket Harian Berjaminan (THB)

IMG_0150Papan Petunjuk untuk Masuk ke Peron.

IMG_0142Petunjuk arah di Pintu Utara Lantai Dasar

IMG_0135Gate utama memasuki area peron

IMG_0136Petunjuk Peron 1 dan Peron 2

IMG_0138Akses Jalan menuju Peron 2

IMG_0143Tempat Menunggu Kereta di Peron 2

Perjalanan Menuju Bogor membutuhkan waktu 1 jam 30 menit (tergantung lama kereta berhenti di setiap stasiun)

IMG_0144Indoor KRL Jakarta – Bogor

Kami berangkat dari Stasiun Juanda pukul 08.00 dan tiba di Stasiun Besar Bogor pukul 09.15.
Tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dengan Bogor πŸ˜›
Secara penampilan fisik, stasiun ini sangat modern namun masih ada bagian2 tertentu yang sedang diperbaiki.
Sehingga cukup mengganggu pengguna jasa kereta api dalam mengakses pintu masuk dan keluar.

IMG_0172Stasiun Besar Bogor

Tujuan Utama dan pertama di Kota Bogor adalah melakukan ibadah (Misa Hari Minggu) di Gereja Keuskupan Bogor.
Kami hanya membutuhkan waktu 10 menit (kurang) dari stasiun ke Gereja tersebut.
Untuk jadwal misa, dapat anda cari di website resmi Gereja Katedral.

IMG_0147Tujuan Utama di Bogor

Ternyata, gereja katedral ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan gereja katedral lainnya di Indonesia.
Gereja ini didominasi dengan warna putih dan berada di jantung kota bogor.
Hanya beberapa menit dari DPRD Kota Bogor, Istana Presiden Kota Bogor dan Kebun Raya Bogor.
Sehingga lalu lintas di depan gereja cukup padat.

IMG_0177Gereja Katedral Bogor

IMG_0155Indoor Gereja Katedral

IMG_0157
Photo Panoramic Gereja Katedral Bogor

IMG_0158
Main Gate Gereja Katedral

Setelah Ibadah Mingguan, kami melanjutkan wisata kuliner kami ke daerah Surya Kencana dengan menggunakan Angkutan Kota Nomor 02 (Warna Hijau). Dari depan Gereja Katedral menuju tempat tersebut hanya di perlukan 10-15 menit dengan biaya 4.000 per orang.
Setelah memasuki kawasan kuliner tersebut, kita disajikan beraneka ragam makanan. Bagi Non muslim, inilah surga makanan. Bagi yang muslim, harus cermat membaca apakah makanan tersebut Halal atau Haram.

IMG_0166Jajanan Pepes + Otak2 Surya Kencana

IMG_0165Soto Mie Agih -HARAM-

IMG_0167Soto Mie Khas SukaBumi

IMG_0160
Penampakan Soto Mie Agih

IMG_0173
Soto Mie Campur (Babat + Daging) Agih

Harga Soto Mie Campur Agih Rp 34.000 per porsi, sedangkan untuk Soto Mie Daging / Iga Rp 37.000 per porsi.

IMG_0174Nasi Campur Agih

Harga Nasi Campur Agih Rp 37.000 per porsi.

Setelah perut kenyang, kami memulai perjalanan menuju Kebun Raya Bogor (rencananya), namun dikarenakan perut kekenyangan kami mengurungkan niat berjalan kaki dar Surya Kencana menuju lokasi tersebut. Akhirnya, kami menggunakan angkutan kota dengan nomor trayek yang sama dengan sebelumnya yaitu 02 (Warna Hijau). Namun, kali ini kita membutuhkan extra waktu (kurang lebih 30 menit) di angkot dikarenakan kota bogor memiliki banyak sekali angkot yang sering ngetime di pinggir jalan =.=’ .
Tapi overall seru lah…
Nah, disini kita menghabiskan biaya yang lebih mahal dari sebelumnya.
Per orang wajib membayar 5.000.

Setelah itu, kami mengurungkan niat ke Kebun Raya Bogor dan memutuskan untuk berphoto-photo ria di Stasiun Besar Bogor dan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.
Biaya yang kami keluarkan untuk perjalanan pulang sama dengan perjalanan berangkat, yaitu 5.000 untuk Kereta dan 3.500 untuk TransJakarta.

IMG_0171Selfi di depan Stasiun Besar Bogor

Total biaya jalan-jalan hari ini kurang dari 100.000 (tergantung dari apa yang kami makan selama di bogor).
Ternyata menikmati liburan bisa dengan cara-cara backpacker yang murah, mudah dan hemat.
Thank you buat liburan kali ini teman2… Mas Bene dan Mba Kecik…hahhaha…

Wisata alam ke DIY (Yogyakarta) ala backpacker

Setelah vacuum hampir 3 bulan, akhirnya aku berkesempatan berjalan-jalan lagi… Kali ini aku akan mengexplore kota yogyakarta. Mungkin bagi sebagian orang Indonesia,khususnya Kota Semarang, Yogyakarta adalah kota yang sudah biasa untuk di explore. Tapi, kali ini aku dan beberapa teman (sebut saja namanya Bowo, Dito, Mba Inge, Angel, Kevin dan Ricky) berkesempatan untuk menikmati yogya dengan cara kita sendiri. Seperti apa? Sabaar yaaa…. baca aja artikel ini πŸ˜›

Yogyakarta adalah sebuah ibukota propinsi dari Daerah Istimewaan Yogyakarta. Yogyakarta memiliki satu bandara yaitu bandara adi sucipto yang terintegrasi dengan jalur kereta dan bus (trans joglo). TanggalΒ  29 Oktober 2015 yang lalu, kami bertujuh menggunakan pesawat airAsia berangkat pukul 06.00 dari Soekarno Hatta Airport menuju ke Adi Sucipto Airport. Kami hanya membutuhkan kurang lebih 1 jam untuk menempuh perjalanan tersebut. Jam menunjukan pukul 07.00 WIB, kami memulai kegiatan exploring yogyakarta pertama kali dengan menggunakan tras yogya dengan membayar 3.600 per orang. Kami menggunakan route 3A (dari bandara ke condongcatur)–> 2A ( dari condongcatur ke terminal jombor)–> 2A (dari terminal jombor ke dekat hotel tenrem).
trans jogja bandaraSetelah tiba di hotel, kami menyimpan barang-barang kami dan menunggu motor sewaan. Dan touring kami dimulai.
maps perjalananMulai dari pusat Kota Yogyakarta (tepatnya Tugu Yogyakarta) kita bertuju menggunakan 4 motor memulai aktivitasΒ  touring menuju Pantai Siung di kawasan Gunung Kidul. Kita memulai perjalanan pukul 09.30 WIB dengan jarakΒ  perjalanan sejauh 80 km dan waktu selama kurang lebih 2 jam untuk mencapai tempat tersebut. Sebelum sampai, kita diwajibkan membayar biaya retribusi sebesar 5.000 per orang. Karena kami ber 7, jadi kami mengeluarkan uang sebanyak 35.000 untuk dapat menikmati 3 pantai sekaligus (Siung, Jogan dan nglambor). Tiba di pantai kurang lebih pukul 11.30 WIB, kami wajib memarkirkan kendaraan kami di tempat yang telah di sediakan (dan tentunya siap-siap untuk membayar biaya parkir tersebut).
IMG_4181Tanpa kami sadari, kami menghabiskan waktu kurang lebihΒ  45 menit di pantai tersebut dengan terik matahari yang maksimal (jam 12 tepat gitu main dipantai =.=’ ). Dan kami terus bernarsis ria karena akhirnya kami dapat menikmati suasana yang benar-benar rileks.IMG_4224Setelah puas di pantai ini,kami melanjutkan perjalanan menuju pantai berikutnya yaitu pantai nglambor. Hanya di butuhkan waktu kurang dari 15 menit untuk mencapai pantai tersebut. Di pantai ini, wisatawan dapat bersnorkeling ria di bibir pantai dengan harga 35 ribu rupiah per orang. BTW, untuk mencapai pantai ini, diperlukan cukup kerja keras dalam mengendarai motor. Why? Karena jalan yang akan kita lewati ‘belum’ selesai di aspal. Jadi jangan heran kalau tetiba badan kita cukup pegal-pegal..hahahha…IMG_4318Pantai selanjutnya adalah pantai Jogan. Pantai ini memiliki fenomena yang menarik. Kenapa? karena di pantai ini, jika sedang mengalami pasang,Β  air laut akan nampak seperti air terjun yang mengalir ke laut. Namun karena saat kami datang adalah waktu surut, jadi kami tidak dapat melihat fenomena alam tersebut. Tapi alam selalu menawarkan pemandangan lain bagi orang yang sudah bekerja keras. Kita ber 7 berkesempatan main di bawah air terjun (pelataran pantai). Dan ternyata tidak kalah menariknya.
IMG_4344Kami dapat melihat batu-batu terjal yang ada di pantai ini dan akhirnya tetap… Narsis Mode ON.
IMG_4351Karena badan sudah mulai lelah dan belum makan siang, akhiirnya kami semua sepakat untuk mencari makan siang. Namun, kami hanya mendapat informasi dari kawan di jakarta yang berkata : “di salah satu pantai yang akan kalian kunjungi, ada tempat pelelangan ikan yang harganya murah banget dan rasanya enak”. Karena kami sudah cukup kelaparan, akhirnya kita memutuskan untuk melanjutkan ke pantai drini dan pulang ke kota yogyakarta.

Sewaktu perjalanan, ternyata kami melihat warung yang menjual banyak gorengan. Akhirnya kita berhenti dan memakan banyak sekali gorengan… hahahha…sekali-sekali makan gorengan nga papa lah, mumpung gorengna cuma 500 rupiah..

Setelah cukup mengisi bahan bakar, akhirnya kita melanjutkan ke pantai drini dengan jarak kurang lebih 50km dari pantai jogan. Karena jalan yang kita lalui sungguh bagus (jakarta aja kalah bagusnya), jadi perjalanan 50km cuma ditempuh kurang lebih 30-40 menit.
Dan ternyata, perkataan teman terbukti, kami mendapati Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di pantai ini dan kami dapat memesan untuk di masakkan.Β  Kami makan 7 ekor ikan kakap merah bakar (baru di tangkap) dan 1/2 ekor cumi goreng tepung plus nasi satu tempat dan air putih. Kami hanya mengeluarkan 100.000 rupiah. Luar biasa murah dan nikmatnya makan kita.

Setelah kenyang dan lelah, kami memutuskan untuk kembali ke Yogyakarta dan beristirahat.

Demikian cerita kegilaan kami di kota gudeg… Mungkin bagi beberapa orang, hal ini kurang menarik. Tapi bagi kami, ini adalah cara lain untuk menikmati alam indonesia yang kaya akan keanekaragaman.
Thank You πŸ™‚

Kuliner Semarang : Sendok Bebek #kulinersemarang

Setelah kuliner sebelumnya ke The Tavern, kini saatnya mencoba makanan yang ada di daerah atmodirono. Apa? Sendok Bebek 😁

20140315-114248 AM.jpg
Ada yang sudah pernah nyoba?
Resto ini khas dengan rice n noodle nya…
Jadi jangan cari tahu gimbal, loenpia ato yg lain” ya… Wkkwkwkw
Oh ya, makanan yang patut dicoba :
Mie special, nasi beef smoked ma pangsit goreng…. Rasanya muaknyussss….
20140315-114522 AM.jpg
20140315-114528 AM.jpg
Setelah makan, jangan lupa photo”
Karena bangunan disini cukup unik loo…
Pake kayu”

20140315-114634 AM.jpg

20140315-114641 AM.jpg
20140315-114647 AM.jpg
20140315-114654 AM.jpg

20140315-114659 AM.jpg
20140315-114707 AM.jpg
20140315-114717 AM.jpg
20140315-114723 AM.jpg

Kuliner Semarang : The Tavern #kulinersemarang

Hmmm…. Sapa yang nga kenal kota semarang?
Setiap kali mendengar kata semarang, pasti langsung terpikirkan loenpia(baik halal maupun haram), wingko, soto semarangan dan lain lain yang sungguh identik ama kota semarang….
Nah, ternyata itu hanya sebagian kecil dari kota ini. Di daerah kota atas (kata org org bule up town) banyak menjamur (red bukan kudas ato kurap lo ya) resto yg cukup premium. Nah, kali ini akan aku bahas resto the tavern.

20140306-112131 PM.jpg
Lokasi resto ini berada d belakang pombensin gajahmungkur. Tepatnya di jalan rinjani di cuci mobil… Haaa? Resto mahal tapi d bengkel?
Yahhhh… Itu kesan pertama kali…
Mana premiumnya? Nga banget lahhh d tempat cuci mobil…

Nah, akhirnya kalo ga d lihat ga bakal tau… Try and taste aja… Jangan banyak ha he ha he 😁
Akses masuk resto hanya dengan lift. Disini mulai terlihat premiumnya.
Tapi keliatan waw nya disini, dari yg kesannya biasa banget lalu ketemu yg awesome pasti wawww banget kan?
Nah, itu yang dialami….

20140306-112558 PM.jpg
Tuhhh… Buktinya, keren kan?
Ampe ga habis pikir… Pasti banyak yg ngantri photo d spot itu….

20140306-112649 PM.jpg
View d dalem resto top bgt lah…. Cuma gara” udh keramean jadi males narsis 😁
20140306-112731 PM.jpg
20140306-112742 PM.jpg
Untuk yg suka narsis maupun photography terpuaskan lah d style bangunan ini…

Rasa makanan cukup enak kok… Sesuai ama harga nya…
Cuma disarankan jangan weekend yaaa… Bisa antri deh 😁
20140306-112901 PM.jpg
Ini pesanan yg lumayan maknyus πŸ˜‹

Udah dulu pamer d resto ini, nanti ganti resto lain ya 😁

Manado #northcelebes

Manado ?
Hmmm… Kalau nga ada yang bayarin atau ada keperluan yang sangat amat penting mungkin nga akan kesana.
Kenapa? Karena harga tiket yang luar biasa mahal.
Dari Jakarta ke Manado aja satu jalan sekitar 1 Jutaan, Jadi kalo PP ya sekitar 2 Juta (itu baru buat Pesawat dari Jakarta – Manado PP lhoo… ) Belum hotel, belum makan disana, belum lain lainnya… jadi pasti mahal lahhh..

Nah, akhirnya keperluan yang sangat pentingpun tiba… Di tugaskan jalan-jalan kerja di Manado (jadi ceritanya bersambung dari Makassar trus ke manado deh…) Lumayan lah…. Refreshing gratis tanpa mengeluarkan banyak uang…hehehhe…

Nah, dari Makassar flight ke Manado hanya ada 3 penerbangan yang direct yaitu Garuda Indonesia, Air Asia dan Lion Air.
Karena harga relative sama, kita menggunakan maskapai Garuda Indonesia πŸ™‚
Waktu tempuh sekitar 1 jam kok…

20130924-062910 AM.jpg

Akhirnya kita berangkat dan melayang layang di angkasa sulawesi πŸ™‚
Berikut photo-photo di angkasaaa πŸ˜›
alakadarnya yaa, kalo jelek ya dimaklumin bukan profesional..
Kalo bagus ya pastinya lah…..

20130924-062938 AM.jpg

setelah hampir mendarat, langsung menyiapkan kamera untuk memandang kota Manado dari ketinggian πŸ™‚
Berikut photo-photonya πŸ™‚

20130924-063010 AM.jpg20130924-062956 AM.jpg20130924-063018 AM.jpg

Karena kita sampai siang hari, langsung kita mulai aktivitas dengan Makan siang (kuliner siang hari) di Rumah Makan Betania. Apakah itu? Ini adalah Ikan Tindaro… Pedasnya sambal manado… hmmmm… nyamiii, buat perut puanaaas… tapi rasa enak loooo….

20130924-062919 AM.jpg

dan unik nya, selalu di kombinasikan dengan Kangkung. Tapi pass banget rasanya… sangat cocok di lidah kita orang pulau jawa…
dan ini adalah satu satunya makanan saya di Manado yang HALAL…hhhahhaa…
Harga satu porsi sekitar 25.000
Murah untuk ukuran orang Jakarta πŸ˜›

20130924-062927 AM.jpg

Setelah kenyang, kita langsung lanjut jalan2 ke kota Tomohon. Tapi kita terpaksa berhenti di Perumahan milik Pak Ciputra.
disini banyak patung patung yang keren loooo…
Mari kita lihat patung-patung yang ada.

20130924-063035 AM.jpg
patung kuda di salah satu perumahan yang ada

20130924-063043 AM.jpg

Patung Tuhan Yesus Memberkati dari sisi samping

20130924-063051 AM.jpg
Patung Tuhan Yesus Memberkati dari sisi depan

20130924-063059 AM.jpg
Steven Martono photo di depan Patung Yesus Memberkati

20130924-063110 AM.jpg
Saya photo di depan Photo Yesus Memberkati (bukti kalo kita beneran dateng ke sini πŸ˜› )

Nah, setelah sampai di Kota Tomohon kita langsung melanjutkan perjalanan menuju Bukit Doa. Perjalanan dari Kota Manado ke Kota Tomohon (kalau nga macet plus nga ada badai merintang) ya sekitar 1- 1.5 jam lah (kaya Jakarta – Bogor lah yaaa)
di sini, kita di wajibkan untuk membayat retribusi Rp. 10.000/ orang.
Di Bukit ini, kita bisa dengan leluasa melihat Kota Tomohon dari ketinggian plus Gunung Lokon. Jadi nga heran, kalau kemaren pas meletus area Tomohon merupakan area yang harus dihindari. ya iya lah.. secara mau liat pemandangan apa coba?
Ya udah, mari kita melihat pemandangan sekitarnya saja πŸ™‚

20130924-063339 AM.jpg20130924-063317 AM.jpg 20130924-063330 AM.jpg

Setelah selesai, kita langsung balik ke Manado dan kuliner sore hari… (hehhehe… bukannnya kerja malah kuliner muluuu)
Nah, kita akhirnya penasaran ama Tinutuan (Bubur Manado) di Kios Pelangi.
Secara harga termasuk murah, harga tinutuan Rp. 15.000. Tapi tapi tapi…
Secaraaa rasaaa, ngaaaa banget… Untuk Lidah Orang seperti kita kita sangaaaat nga enak.. Tapi mungkin jadi enak kalo di depannya ada yang cakep yaaaa… (ya kaleeee…. bumbu masak =.=’ )
Ini penampakan Tinutuannya…

20130924-063122 AM.jpg

Karena kita mulai mual (bahasa kerennya ‘neg’). Kita mencari saraba manado di Saraba Boulevard Manado. Kita pengen bandingin, saraba manado ama saraba makassar enakan mana…
Ternyata dari price lebih enakan Manado. Makassar Rp 10.000, Manado cuma Rp. 5.000 doang (secara, beli 1 saraba di Makassar dapet 2 gelas saraba di Manado..)
Tapi secara rasa, enakan di Makassar kok (di Makassar pake santen, di manado nga)… Puas minum di sana…
Ini photo sarabanya

20130924-063130 AM.jpg

Kita punΒ  nga mau kalah bandingin pisang cocol sambel khas di sulawesi. Akhirnya kita berkesempatan mencoba di lokasi yang sama dengan saraba itu… Rasa lebih enak di Manado (horeee… akhirnya ada yang lebih enak πŸ˜› ) dan harga juga sama. Secara kuantiti makassar mah kalah juauuuhhh…. πŸ˜›

20130924-063137 AM.jpg

Akhirnya kita pulang ke hote Grand Central. Hotel dimana kita menginap. Skor yaaa 5.5 of 10 lah…
untuk standart bintang 3, ini kurang ok (secara abis dari swiss bellin panakkukang makassar πŸ˜› )
tapi tetep bisa tidur kok… hahhah… harga juga murah kok….

Next Day,
kita mengawali sarapan di hotel dan melanjutkan dengan berolah raga di BUNAKEN
Setelah selesai beraktivitas selama ssetengah hari, kita melanjutkan dengan kuliner haram yang terkenal seantero manado (hahha, lebaaaayyy). Kita Makan siang Soto Spesial B2 di Rumah Makan Soto Ko’Petrus…
Hmmm, rusuknya tu looo.. nyamiiii…
Harga ya masih masuk lah.. Kalo ga salah inget sekitar 30rban lah..
dan hebatnya lagi, Es Nutrisari Polos menjadi minuman utama di resto ini. Setiap orang pada beli minuman ini πŸ™‚

20130924-063144 AM.jpg

Penampakan lebih detailnya πŸ˜›

20130924-063152 AM.jpg

Selanjutnya kita istirahat di hotel lagi dan menunggu kuliner di malam hari :PKuliner malam di Rumah Makan Minahassa. Namun karena kelaperan, kita pun sampai lupa photo…
Yang pasti nyobain Babi Goreng Tore. Tapi nyantai aja, gambar Babi Goreng Torenya akan ada di menu makan siang kita hari yang lain πŸ˜›

Next day….
Seperti hari sebelumnya, makan pagi diawali di Hotel lagi…
Nah, setelah sarapan kita baru berangkat ke kantor buat kerja πŸ˜›
Bahagiaaanyaaa bisa ketemu kerjaan lagi(padahal sedih di Manado harus kerja…ckckkck)
Setiap perjuangan pasti ada hasil yang dicapai, hasilnya adalah makan siang babbbiiiiii πŸ˜›
Jam makan siang kita diajak makan di Rumah Makan Jantung Hati, kita makan makanan chiness food….
disini hampir semuaaa makanan haramm πŸ˜› Tapi maknyusss…
Dan murah plus porsiinyaaa guedeee bener…
Sate Babi aja gede gede 10 tusuk cuma 35.000 (Jakarta mana dapet 10 Tusuk 35.000 dengan daging segede itu πŸ˜› )


20130924-063219 AM.jpg

Dilanjutkan dengan Babi Goreng Tore… Crispy banget… Wuenak tenannn…

20130924-063238 AM.jpg

Ditambah Ta Mie Goreng yang lagi lagi mengandung Babiiiii… hahhaha….
Harganya juga murahhhh…

20130924-063245 AM.jpg

dan sekali lagi, minuman favorite di restoran ini adalah Es Nutrisari Polos…hahhahha… hebat hebat….
Karena ada acara persiapan Moon Cake (kue bulan), jadi kelenteng kelenteng pada berias diri..hahhah… gambarnya ga jelas ya dimaklumin gara2 udah mendung euy…

20130924-063251 AM.jpg

Lanjut, akhirnya kembali ke kantor dan kerja ampe mampuuus (lebay amat sih… wkkwkw). Akhirnya kita pulang ke hotel, tapi sebelum pulang kita diajak makan malam dulu… Makan apakah? Kita Makan Mie Ba’ Garuda Om Ferry.
Mie Kuah Babiiii plus Mie goreng Babiiii πŸ™‚

20130924-063302 AM.jpg

20130924-063256 AM.jpg

Nah,,, setelah kenyang kita ke pusat oleh oleh dan membeli oleh oleh yang bisa kita beli…
Dimanakah tempatnya? di Grand Merciful BuildingΒ  Manado. Toko ini 24 jam looo… keren.. semua ada disini dan harganya kompetitif πŸ˜›

20130924-063350 AM.jpg

Setelah kita selesai, kita balik ke hotel dan istirahat….
Next day, kita langsung makan di hotel seperti biasanya dan berangkat ke Sam Ratulangi International Airport. Dan kita bersiap siap pulang k Jakarta.
Tapi kali ini kita naik Lion Air. Perjalanan sekitar 3 jam lebih. Kita agak menyesal, kenapa kita nga naik Garuda yaa… Secara beda 100-300rb tapi lebih enak posisi kursinya… secara kaki kita panjang panjang…hahhaha… dan pastinya kita nga akan kelaperan dan keausan… πŸ˜›
Dan akhirnya kita kembali ke jakarta, tapi sebelum itu kita mengabadikan suasana di bandara plus papan nama nya loo πŸ˜›

20130924-063420 AM.jpg

berikut penampakan papan nama bandara sam ratulangi…

20130924-063436 AM.jpg

akhirnyaaa, kita selesai juga jalan-jalannyaaa….

udah dulu yaa…

see u di next trip πŸ˜›