Liburan Singkat @Cirebon

Mendengar kata Cirebon, pasti teringat akan Kota di Propinsi Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan propinsi Jawa Tengah. Kota ini bisa ditempuh dengan dua moda transportasi, yaitu Mobil Pribadi / Bus (melalui Jalan Tol dari Tol Jakarta-Palimanan via Cikampek) cirebondan Kereta Api (semua kereta yang berangkat dari Jakarta (Jakarta kota, Gambir dan Pasar Senen) pasti melewati kota ini). Dengan adanya Jalan Tol tersebut, perjalanan menggunakan mobil dapat ditempuh 3 jam tanpa memperhatikan kondisi jalan, sedangkan menggunakan kereta api, rata-rata membutuhkan waktu 3.5 jam hingga tiba di stasiun besar cirebon.

Perjalanan kali ini, kami menggunakan kereta bisnis dari pasar senen pada sabtu pagi. Perjalanan kami menempuh 3.5 jam, sehingga kami tiba di kota Cirebon pukul 11.30. Sesampainya di cirebon, kami langsung order penyewaan motor yang dapat dicari di jejaring e-commerce (seperti kaskus maupun olx). Kami menyewa motor untuk 2 hari, jadi kami menghabiskan 140rb (kurang lebih) untuk sewa motor. Saran dari kami, sebaiknya book jauh jauh hari dari pada kehabisan. Hal ini disebabkan banyak orang jakarta yang memiliki waktu libur terbatas dan ingin menghabiskan waktu di kota kota lain di luar jakarta.

Setelah mendapatkan motor, kami langsung berwisata kuliner di dekat Stasiun Prujakan yaitu Gado-Gado Prunjak. dsc_0004Gado-Gado ini merupakan Gado-gado siram khas Cirebon yang patut untuk di coba. Untuk harga, masih terhitung murah (Paket Gado-Gado, Peyek Udang dan Es Teh kurang dari 25rb). Makanan ini beda jika kita bandingkan dengan Gado-Gado di daerah yogya atau jawa  tengah yang cenderung manis. Jika butuh panduan, teman-teman dapat mencari one way menuju Stasiun Prunjakan Cirebon.
Ini jalan didepan Plang nama Stasiun kok.. Posisi ada di kanan jalan. Orang-orang sekitar pasti tau kalau kita sebut >> Gado-Gado Prunjakan. Selamat mencari dan mencoba.

Setelah kenyang, kami melanjutkan perjalanan menuju daerah Kuningan dengan naik motor. Kami berdua (saya dan Bowo) bukan orang Cirebon. Kami orang Jawa Tengah asli..hahahah.. jadi ketika diajak ngomong bahasa Sunda, kami berdua bingung.. apa yang harus kami jawab 😛

Akhirnya kami menetapkan pilihan ke museum LingarJati di Kuningan. Perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 1.5 jam dari tempat kami sebelumnya.dsc_0026 Overall, tempat ini patut dikunjungin. Ini menambah ilmu kami mengenai perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kita tercinta ini. Di tempat ini, muncullah perjanjian LinggarJati yang menjadi cikalbakal Indonesia. Tempat ini masih sangat terawat dan benar-benar asri. Kami hanya membawar dibawah 5rb untuk masuk kedalam bangunan tersebut. Dan Ternyata, banyak anak anak muda yang tertarik untuk melihat saksi bisu akan perjuangan para pahlawan di kabupaten kuningan ini.

Setelah puas berjalan-jalan di kabupaten kuningan, kami akhirnya kembali ke kota Cirebon dan akhirnya kami dsc_0076mengexplore pelabuhan di Cirebon dan berphoto-photo. Namun Spot Photo disini terbatas dikarenakan ini bukan seperti Pantai pada umunya.. Ini pelabuhan brooo.. Akhirnya kami menghabiskan waktu 2 jam untuk mendapatkan photo-photo bagus di sini.

Setelah dari pelabuhan, kami mencari penginapan di dekat balaikota Cirebon. Saran, untuk penginapan carilah Guest house karena harganya murah dibandingkan menginap di hotel berbintang. hehhehe… Backpackeur amat lahh.. Jadi hemat.. hahahha.. Setelah selesai istirahat, kami mencari makan malam yang menjadi khas di Kota Cirebon yaitu Nasi Jamblang. Makanan ini banyak rekomendasinya.. Yang kami coba adalah Nasi Jamblang Otoy di jalan Dr. Cipto di belakang Mal-Mal baru di Cirebon. Disini nasi pesan order sesuai dengan kebutuhan, biasanya di daerah lain hanya mengenal 1 porsi atau setengah porsi, kalau disini nasinya mau berapa sendok…hhahaha… karena kita lapar, kita minta dua sendok. Uniknya, piring kami bukan piring biasa namun beralaskan daun jati. Lauk yang disediakan beragam, serasa makan di warteg.hhahaha.. setelah itu kami bermain di masjid agung cirebon di dekat balaikota cirebon.. Di malam minggu, wilayah ini sungguh ramai dan dipadati oleh anak-anak muda dan keluarga.

Keesokan harinya, kami melanjutkan wisata kami menuju Kraton-Kraton yang ada di Cirebon serta mencari makan Empal Gentong yang terkenal di Cirebon.  Setelah jam 1, kami memutuskan untuk kembali ke Stasiun Besar Cirebon untuk berangkat menuju Jakarta. Dan perjalan kami ke Cirebon berakhir. Total biaya perjalanan termasuk kereta kurang dari 500rb per orang. hehhehe..

Berikut hasil video dari Bowo mengenai perjalanan kami di Cirebon. >> Cirebon Berintan

 

Advertisements