Liburan Singkat @Cirebon

Mendengar kata Cirebon, pasti teringat akan Kota di Propinsi Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan propinsi Jawa Tengah. Kota ini bisa ditempuh dengan dua moda transportasi, yaitu Mobil Pribadi / Bus (melalui Jalan Tol dari Tol Jakarta-Palimanan via Cikampek) cirebondan Kereta Api (semua kereta yang berangkat dari Jakarta (Jakarta kota, Gambir dan Pasar Senen) pasti melewati kota ini). Dengan adanya Jalan Tol tersebut, perjalanan menggunakan mobil dapat ditempuh 3 jam tanpa memperhatikan kondisi jalan, sedangkan menggunakan kereta api, rata-rata membutuhkan waktu 3.5 jam hingga tiba di stasiun besar cirebon.

Perjalanan kali ini, kami menggunakan kereta bisnis dari pasar senen pada sabtu pagi. Perjalanan kami menempuh 3.5 jam, sehingga kami tiba di kota Cirebon pukul 11.30. Sesampainya di cirebon, kami langsung order penyewaan motor yang dapat dicari di jejaring e-commerce (seperti kaskus maupun olx). Kami menyewa motor untuk 2 hari, jadi kami menghabiskan 140rb (kurang lebih) untuk sewa motor. Saran dari kami, sebaiknya book jauh jauh hari dari pada kehabisan. Hal ini disebabkan banyak orang jakarta yang memiliki waktu libur terbatas dan ingin menghabiskan waktu di kota kota lain di luar jakarta.

Setelah mendapatkan motor, kami langsung berwisata kuliner di dekat Stasiun Prujakan yaitu Gado-Gado Prunjak. dsc_0004Gado-Gado ini merupakan Gado-gado siram khas Cirebon yang patut untuk di coba. Untuk harga, masih terhitung murah (Paket Gado-Gado, Peyek Udang dan Es Teh kurang dari 25rb). Makanan ini beda jika kita bandingkan dengan Gado-Gado di daerah yogya atau jawaΒ  tengah yang cenderung manis. Jika butuh panduan, teman-teman dapat mencari one way menuju Stasiun Prunjakan Cirebon.
Ini jalan didepan Plang nama Stasiun kok.. Posisi ada di kanan jalan. Orang-orang sekitar pasti tau kalau kita sebut >> Gado-Gado Prunjakan. Selamat mencari dan mencoba.

Setelah kenyang, kami melanjutkan perjalanan menuju daerah Kuningan dengan naik motor. Kami berdua (saya dan Bowo) bukan orang Cirebon. Kami orang Jawa Tengah asli..hahahah.. jadi ketika diajak ngomong bahasa Sunda, kami berdua bingung.. apa yang harus kami jawab πŸ˜›

Akhirnya kami menetapkan pilihan ke museum LingarJati di Kuningan. Perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 1.5 jam dari tempat kami sebelumnya.dsc_0026 Overall, tempat ini patut dikunjungin. Ini menambah ilmu kami mengenai perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kita tercinta ini. Di tempat ini, muncullah perjanjian LinggarJati yang menjadi cikalbakal Indonesia. Tempat ini masih sangat terawat dan benar-benar asri. Kami hanya membawar dibawah 5rb untuk masuk kedalam bangunan tersebut. Dan Ternyata, banyak anak anak muda yang tertarik untuk melihat saksi bisu akan perjuangan para pahlawan di kabupaten kuningan ini.

Setelah puas berjalan-jalan di kabupaten kuningan, kami akhirnya kembali ke kota Cirebon dan akhirnya kami dsc_0076mengexplore pelabuhan di Cirebon dan berphoto-photo. Namun Spot Photo disini terbatas dikarenakan ini bukan seperti Pantai pada umunya.. Ini pelabuhan brooo.. Akhirnya kami menghabiskan waktu 2 jam untuk mendapatkan photo-photo bagus di sini.

Setelah dari pelabuhan, kami mencari penginapan di dekat balaikota Cirebon. Saran, untuk penginapan carilah Guest house karena harganya murah dibandingkan menginap di hotel berbintang. hehhehe… Backpackeur amat lahh.. Jadi hemat.. hahahha.. Setelah selesai istirahat, kami mencari makan malam yang menjadi khas di Kota Cirebon yaitu Nasi Jamblang. Makanan ini banyak rekomendasinya.. Yang kami coba adalah Nasi Jamblang Otoy di jalan Dr. Cipto di belakang Mal-Mal baru di Cirebon. Disini nasi pesan order sesuai dengan kebutuhan, biasanya di daerah lain hanya mengenal 1 porsi atau setengah porsi, kalau disini nasinya mau berapa sendok…hhahaha… karena kita lapar, kita minta dua sendok. Uniknya, piring kami bukan piring biasa namun beralaskan daun jati. Lauk yang disediakan beragam, serasa makan di warteg.hhahaha.. setelah itu kami bermain di masjid agung cirebon di dekat balaikota cirebon.. Di malam minggu, wilayah ini sungguh ramai dan dipadati oleh anak-anak muda dan keluarga.

Keesokan harinya, kami melanjutkan wisata kami menuju Kraton-Kraton yang ada di Cirebon serta mencari makan Empal Gentong yang terkenal di Cirebon.Β  Setelah jam 1, kami memutuskan untuk kembali ke Stasiun Besar Cirebon untuk berangkat menuju Jakarta. Dan perjalan kami ke Cirebon berakhir. Total biaya perjalanan termasuk kereta kurang dari 500rb per orang. hehhehe..

Berikut hasil video dari Bowo mengenai perjalanan kami di Cirebon. >> Cirebon Berintan

 

Cara menghabiskan WeekEnd yang terbatas

Halo semua..
Akhirnya hari ini berkesempatan menikmati liburan weekend dengan cara yang berbeda.
Dimulai dari impulsif yang tinggi dari kami bertiga (Tyas, Dito dan tentunya aku sendiri), akhirnya diputuskan untuk menghabiskan weekEnd minggu ini dengan jalan-jalan ke Kota Bogor.
Mungkin bagi kebanyakan orang Jakarta, jalan-jalan ke Bogor adalah hal yang biasa.
Oleh karena itu, kita ingin mencoba dengan hal yang tidak biasa.
Bagaimana caranya?
Tentunya dengan ala backpacker yang budget nya terbatas.heheh…

Dimulai dengan berangkat menggunakan transportasi andalan Kota Jakarta, TransJakarta.
Kami hanya membutuhkan 3.500 dari area Kelapa Gading menuju Stasiun Juanda.Sebelum tiba ke Stasiun, kami membayangkan bahwa stasiun KRL merupakan stasiun kelas dua.
Dan pastinya, jauh dari kata layak.

Namun, bayangan kami langsung berubah setelah kami tiba di area pembelian tiket di pintu utara.
Kami diminta untuk membeli Tiket Harian BerJaminan (THB).
Tarif KRL Per 25 km adalah 2.000
Per 10 Km 1.000
Karena kami dari Jakarta-Bogor, Kami membutuhkan 5.000 per orang untuk sampai ke Stasiun Besar Bogor.
Namun, karena kami menggunakan Tiket Harian, kami harus menjaminkan 10.000 per tiket.
Mengapa? Karena kartu ini adalah kartu RFID yang cukup bagus dan orang cenderung untuk tidak mengembalikannya.
Jadi ada konsekuensi yang harus di tanggungΒ  jika kartu ini tidak di kembalikan.
Tapi kalau dikembalikan dengan syarat dan ketentuan, 10.000 uang kita akan dikembalikan kok πŸ™‚

IMG_0146Tiket Harian Berjaminan (THB)

IMG_0150Papan Petunjuk untuk Masuk ke Peron.

IMG_0142Petunjuk arah di Pintu Utara Lantai Dasar

IMG_0135Gate utama memasuki area peron

IMG_0136Petunjuk Peron 1 dan Peron 2

IMG_0138Akses Jalan menuju Peron 2

IMG_0143Tempat Menunggu Kereta di Peron 2

Perjalanan Menuju Bogor membutuhkan waktu 1 jam 30 menit (tergantung lama kereta berhenti di setiap stasiun)

IMG_0144Indoor KRL Jakarta – Bogor

Kami berangkat dari Stasiun Juanda pukul 08.00 dan tiba di Stasiun Besar Bogor pukul 09.15.
Tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dengan Bogor πŸ˜›
Secara penampilan fisik, stasiun ini sangat modern namun masih ada bagian2 tertentu yang sedang diperbaiki.
Sehingga cukup mengganggu pengguna jasa kereta api dalam mengakses pintu masuk dan keluar.

IMG_0172Stasiun Besar Bogor

Tujuan Utama dan pertama di Kota Bogor adalah melakukan ibadah (Misa Hari Minggu) di Gereja Keuskupan Bogor.
Kami hanya membutuhkan waktu 10 menit (kurang) dari stasiun ke Gereja tersebut.
Untuk jadwal misa, dapat anda cari di website resmi Gereja Katedral.

IMG_0147Tujuan Utama di Bogor

Ternyata, gereja katedral ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan gereja katedral lainnya di Indonesia.
Gereja ini didominasi dengan warna putih dan berada di jantung kota bogor.
Hanya beberapa menit dari DPRD Kota Bogor, Istana Presiden Kota Bogor dan Kebun Raya Bogor.
Sehingga lalu lintas di depan gereja cukup padat.

IMG_0177Gereja Katedral Bogor

IMG_0155Indoor Gereja Katedral

IMG_0157
Photo Panoramic Gereja Katedral Bogor

IMG_0158
Main Gate Gereja Katedral

Setelah Ibadah Mingguan, kami melanjutkan wisata kuliner kami ke daerah Surya Kencana dengan menggunakan Angkutan Kota Nomor 02 (Warna Hijau). Dari depan Gereja Katedral menuju tempat tersebut hanya di perlukan 10-15 menit dengan biaya 4.000 per orang.
Setelah memasuki kawasan kuliner tersebut, kita disajikan beraneka ragam makanan. Bagi Non muslim, inilah surga makanan. Bagi yang muslim, harus cermat membaca apakah makanan tersebut Halal atau Haram.

IMG_0166Jajanan Pepes + Otak2 Surya Kencana

IMG_0165Soto Mie Agih -HARAM-

IMG_0167Soto Mie Khas SukaBumi

IMG_0160
Penampakan Soto Mie Agih

IMG_0173
Soto Mie Campur (Babat + Daging) Agih

Harga Soto Mie Campur Agih Rp 34.000 per porsi, sedangkan untuk Soto Mie Daging / Iga Rp 37.000 per porsi.

IMG_0174Nasi Campur Agih

Harga Nasi Campur Agih Rp 37.000 per porsi.

Setelah perut kenyang, kami memulai perjalanan menuju Kebun Raya Bogor (rencananya), namun dikarenakan perut kekenyangan kami mengurungkan niat berjalan kaki dar Surya Kencana menuju lokasi tersebut. Akhirnya, kami menggunakan angkutan kota dengan nomor trayek yang sama dengan sebelumnya yaitu 02 (Warna Hijau). Namun, kali ini kita membutuhkan extra waktu (kurang lebih 30 menit) di angkot dikarenakan kota bogor memiliki banyak sekali angkot yang sering ngetime di pinggir jalan =.=’ .
Tapi overall seru lah…
Nah, disini kita menghabiskan biaya yang lebih mahal dari sebelumnya.
Per orang wajib membayar 5.000.

Setelah itu, kami mengurungkan niat ke Kebun Raya Bogor dan memutuskan untuk berphoto-photo ria di Stasiun Besar Bogor dan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.
Biaya yang kami keluarkan untuk perjalanan pulang sama dengan perjalanan berangkat, yaitu 5.000 untuk Kereta dan 3.500 untuk TransJakarta.

IMG_0171Selfi di depan Stasiun Besar Bogor

Total biaya jalan-jalan hari ini kurang dari 100.000 (tergantung dari apa yang kami makan selama di bogor).
Ternyata menikmati liburan bisa dengan cara-cara backpacker yang murah, mudah dan hemat.
Thank you buat liburan kali ini teman2… Mas Bene dan Mba Kecik…hahhaha…

Wisata alam ke DIY (Yogyakarta) ala backpacker

Setelah vacuum hampir 3 bulan, akhirnya aku berkesempatan berjalan-jalan lagi… Kali ini aku akan mengexplore kota yogyakarta. Mungkin bagi sebagian orang Indonesia,khususnya Kota Semarang, Yogyakarta adalah kota yang sudah biasa untuk di explore. Tapi, kali ini aku dan beberapa teman (sebut saja namanya Bowo, Dito, Mba Inge, Angel, Kevin dan Ricky) berkesempatan untuk menikmati yogya dengan cara kita sendiri. Seperti apa? Sabaar yaaa…. baca aja artikel ini πŸ˜›

Yogyakarta adalah sebuah ibukota propinsi dari Daerah Istimewaan Yogyakarta. Yogyakarta memiliki satu bandara yaitu bandara adi sucipto yang terintegrasi dengan jalur kereta dan bus (trans joglo). TanggalΒ  29 Oktober 2015 yang lalu, kami bertujuh menggunakan pesawat airAsia berangkat pukul 06.00 dari Soekarno Hatta Airport menuju ke Adi Sucipto Airport. Kami hanya membutuhkan kurang lebih 1 jam untuk menempuh perjalanan tersebut. Jam menunjukan pukul 07.00 WIB, kami memulai kegiatan exploring yogyakarta pertama kali dengan menggunakan tras yogya dengan membayar 3.600 per orang. Kami menggunakan route 3A (dari bandara ke condongcatur)–> 2A ( dari condongcatur ke terminal jombor)–> 2A (dari terminal jombor ke dekat hotel tenrem).
trans jogja bandaraSetelah tiba di hotel, kami menyimpan barang-barang kami dan menunggu motor sewaan. Dan touring kami dimulai.
maps perjalananMulai dari pusat Kota Yogyakarta (tepatnya Tugu Yogyakarta) kita bertuju menggunakan 4 motor memulai aktivitasΒ  touring menuju Pantai Siung di kawasan Gunung Kidul. Kita memulai perjalanan pukul 09.30 WIB dengan jarakΒ  perjalanan sejauh 80 km dan waktu selama kurang lebih 2 jam untuk mencapai tempat tersebut. Sebelum sampai, kita diwajibkan membayar biaya retribusi sebesar 5.000 per orang. Karena kami ber 7, jadi kami mengeluarkan uang sebanyak 35.000 untuk dapat menikmati 3 pantai sekaligus (Siung, Jogan dan nglambor). Tiba di pantai kurang lebih pukul 11.30 WIB, kami wajib memarkirkan kendaraan kami di tempat yang telah di sediakan (dan tentunya siap-siap untuk membayar biaya parkir tersebut).
IMG_4181Tanpa kami sadari, kami menghabiskan waktu kurang lebihΒ  45 menit di pantai tersebut dengan terik matahari yang maksimal (jam 12 tepat gitu main dipantai =.=’ ). Dan kami terus bernarsis ria karena akhirnya kami dapat menikmati suasana yang benar-benar rileks.IMG_4224Setelah puas di pantai ini,kami melanjutkan perjalanan menuju pantai berikutnya yaitu pantai nglambor. Hanya di butuhkan waktu kurang dari 15 menit untuk mencapai pantai tersebut. Di pantai ini, wisatawan dapat bersnorkeling ria di bibir pantai dengan harga 35 ribu rupiah per orang. BTW, untuk mencapai pantai ini, diperlukan cukup kerja keras dalam mengendarai motor. Why? Karena jalan yang akan kita lewati ‘belum’ selesai di aspal. Jadi jangan heran kalau tetiba badan kita cukup pegal-pegal..hahahha…IMG_4318Pantai selanjutnya adalah pantai Jogan. Pantai ini memiliki fenomena yang menarik. Kenapa? karena di pantai ini, jika sedang mengalami pasang,Β  air laut akan nampak seperti air terjun yang mengalir ke laut. Namun karena saat kami datang adalah waktu surut, jadi kami tidak dapat melihat fenomena alam tersebut. Tapi alam selalu menawarkan pemandangan lain bagi orang yang sudah bekerja keras. Kita ber 7 berkesempatan main di bawah air terjun (pelataran pantai). Dan ternyata tidak kalah menariknya.
IMG_4344Kami dapat melihat batu-batu terjal yang ada di pantai ini dan akhirnya tetap… Narsis Mode ON.
IMG_4351Karena badan sudah mulai lelah dan belum makan siang, akhiirnya kami semua sepakat untuk mencari makan siang. Namun, kami hanya mendapat informasi dari kawan di jakarta yang berkata : “di salah satu pantai yang akan kalian kunjungi, ada tempat pelelangan ikan yang harganya murah banget dan rasanya enak”. Karena kami sudah cukup kelaparan, akhirnya kita memutuskan untuk melanjutkan ke pantai drini dan pulang ke kota yogyakarta.

Sewaktu perjalanan, ternyata kami melihat warung yang menjual banyak gorengan. Akhirnya kita berhenti dan memakan banyak sekali gorengan… hahahha…sekali-sekali makan gorengan nga papa lah, mumpung gorengna cuma 500 rupiah..

Setelah cukup mengisi bahan bakar, akhirnya kita melanjutkan ke pantai drini dengan jarak kurang lebih 50km dari pantai jogan. Karena jalan yang kita lalui sungguh bagus (jakarta aja kalah bagusnya), jadi perjalanan 50km cuma ditempuh kurang lebih 30-40 menit.
Dan ternyata, perkataan teman terbukti, kami mendapati Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di pantai ini dan kami dapat memesan untuk di masakkan.Β  Kami makan 7 ekor ikan kakap merah bakar (baru di tangkap) dan 1/2 ekor cumi goreng tepung plus nasi satu tempat dan air putih. Kami hanya mengeluarkan 100.000 rupiah. Luar biasa murah dan nikmatnya makan kita.

Setelah kenyang dan lelah, kami memutuskan untuk kembali ke Yogyakarta dan beristirahat.

Demikian cerita kegilaan kami di kota gudeg… Mungkin bagi beberapa orang, hal ini kurang menarik. Tapi bagi kami, ini adalah cara lain untuk menikmati alam indonesia yang kaya akan keanekaragaman.
Thank You πŸ™‚

Wisata Alam (Bali) Ala Backpackeur versi Ocep

Dear all,

Lama tak bersuara… Setelah sekian lama berkutat ama kesibukan, akhirnya aku dapat kesempatan buat berbagi cerita lagi. Kali ini, aku mau berbagi pengalamanku di Bali ala Backpackeur yang aku lakuin dari tanggal 13 Agustus sampai dengan 16 Agustus 2015.

Bermulai dengan perjalanan menggunakan Bus DAMRI di tanggal 13 Agustus 2015 dari terminal Rawamangun pukul 17.30, aku melanjutkan perjalanan menuju Bandara Soekarno Hatta Cengkareng. Bermodal secarik kertas dari sang maskapai berwarna merah, akhirnya aku melanjutkan perjalanan ke Bali, Denpasar pukul 21.30 WIB. Setelah waktu boarding, akhirnya kita diperbolehkan masuk ke dalam pesawat tersebut dan bersiap untuk berangkat ke Bali… Horeeeeyyy… Time to Holiday 😁  Ga seru kalau ceritanya sampai Bali langsung di jemput orang trus masuk hotel. Aku dan teman seperjalanan (sebut saja Kevin) memutuskan untuk meyewa MOTOR untuk mengexplore pulau dewata dengan lebih detail. TAPI, motor baru bisa dikirim jam 5an waktu Bali di tanggal 14 Agustus 2015, sedangkan kita sampai pukul 01.00 waktu bali. Nah, sisa 4 jam mau ngapain coba? Alhasil, kita nongkrong 30-45 menit di indo*ar*t sambil minum kopi 😁.

Setelah badan agak segar, kita melanjutkan perjalanan ke McD Bandara I Gusti Ngurah Rai, konon katanya ada di dalam area bandara (menurut si mbah Google). Kita berjalan dari toko yang berada di area kedatangan domestik sampai ke keberangkatan international. Dan akhirnya, disimpulkan tidak ada alias data google salah πŸ˜‘ Kita bertanya” ama bli bli di sekitar bandara, mereka berkata: “McD tidak ada d sini… Adanya di Kuta” karena penasaran dan sudah janjian ama agan penyewa motor, akhirnya kita jalan kaki dari bandara ke kute yang notabene berjarak kurang lebih 2.5km. Kita menghabiskan waktu kurang lebih 30-45 menit untuk menuju lokasi. Setelah tina, kita langsung pesan makanan dan makan plus beristirahat terlebih dahulu sambil menunggu kiriman motor.   Setelah motor datang (kira-kira pukul 05.45) dan dikarenakan waktu check in pukul 14.00, kami memutuskan untuk langsung menuju Pantai Sanur. Kami hanya membutuhkan waktu kurang lebih 20-30 menit dari McD kuta untuk mencapai pantai tersebut. Dan akhirnya, kami tiba di dua pantai di Sanur. Horeee… Akhirnya ketemu pantai 😁   Kita akhirnya bermain sampai matahari sudah menunjukan giginya πŸ˜‚. Kira-kira pukul 07.30 kami memutuskan untuk ke Kuta dan menitipkan tas ransel bawaan kami ke pihak Hotel Berry. Perjalanan dari Sanur – Kuta membutuhkan waktu selama 30 menit. 

Setelah proses penitipan barang, kami berdua memutuskan untuk melanjutkan penjelajahan bali dimulai dengan sarapan babi πŸ˜†. Kata orang” babi guling Pak Malen salah satu babi yang terkenal. Akhirnya kita memberanikan diri untuk mencoba dan merasakan keenakan babi tersebut. Lokasi nga terlalu susah ditemukan. Search aja di google. Dan ternyata, babi ini layak mendapatkan predikat ENAK. Tapi harganya cukup mahal, Rp. 40.000
Setelah membabi buta makan babi guling, kami melanjutkan perjalanan menuju ujung selatan Bali yaitu Uluwatu.

Dimulai dari Tegal Wangi Beach, Balangan Beach dan Padang-Padang Beach. Lokasi pantai ini layak untuk dikunjungi karena jarang dikunjungi wisata baik lokal maupun mancanegara (kecuali padang-padang beach)

  Photo Pantai Tegal Wangi,Uluwatu, Bali dari samping Pura Segara  Pemandangan Pantai Tegal Wangi, Uluwatu,Bali dari bibir pantai.

  Photo Pantai Balangan,Uluwatu, Bali.   Photo Pantai Padang-Padang, Uluwatu, Bali

Pantai terakhir ini, wisatawan baik lokal maupun mancanegara akan dibebani biaya masuk sebesar 2.000 rupiah.

Setelah puas dengan penandangan pantai di tanggal 14, kami melanjutkan ke Uluwatu Temple dan melihat pemandangan alam disekitar Pure. Biaya masuk motor hanya 1.000 rupiah.
 Di Pura ini,kita dapat menyaksikan pertunjukan traditional berupa tari kecak. Tetapi, kita harus merogoh kocek sebesar 100.000 per orang.

 Pertunjukan tari ini dimulai pukul 18.00. Durasi acara 1 jam. Jadi, bagi yang menggunakan motor jangan lupa untuk prepare menghadapi suasana jalan yang gelap gulita. 

Setelah selesai acara, kita kembali ke penginapan di kuta melewati tol khusus motor di atas laut. Tarif tol untuk motor sebesar 4.000 rupiah. Tapi ok juga, pegalaman berpacu di atas 80km/jam d atas laut jarang bisa di dapat di tempat lain. 

Oh ya, karena kita belum makan malam, akhirnya kita memutuskan makan Babi di Wahaha, kuta sebelum balik ke Hotel.  Tapi kalau mau menu andalan di resto ini, kita harus merogoh kocek cukup dalam sebesar 160.000 (exclude tax). Mahal tapi ok kok buat rasanya.

Nah… Akhirnya perjalanan tanggal 14 berakhir dan kita bersitirahat di penginapan.

Sabtu, 15 Agustus 2015
Diawali dengan kelaparan dipagi hari, akhirnya kita melancong makan pagi di denpasar, Bali. Kita mencari makanan khas di daerah itu. Finally, kita menemukan nasi babi guling sariastri di jalan Wr. Supratman nomor 75. 

  Untuk masalah harga, secara subjektif, kita lebih suka ini dibandingkan Pak Malen. Makanan ini hanya merogoh kocek sekitar 20.000. Dan rasanya, hmmm… Nyamiii banget πŸ‘πŸ»  

  
Setelah kenyang, kita melanjutkan perjalanan menuju Uluwatu. Di hari sabtu, jadwal kita relative lebih sedikit karena kita ingin lebih menikmati air di ujung selatannya bali 😁

Goes to Uluwatu Selatan… Objek pertama adalah pantai Green Bowl, Nyang-Nyang dan Finn Club.   Photo Pantai Green Bowl. Pantai ini memiliki keunggulan di sisi air. air lautnya benar” bersih dan turis lokal maupun mancanegara sangat jarang 😁. Cocok dengan pecinta private beach.

      Pencahayaan yang OK buat photo” ala ala pertapa😁    Photo Pantai Pandawa. Pantai pandawa ini mewajibkan turis untuk membayar tiket masuk sekitar 10.000 rupiah. Pantai ini sangat banyak d kunjungi oleh para turis lokal. Jadi, kalau mau private beach bukan ini yang dikunjungi bro bro. Tapi, kalau mau lebih seru, jalan ke arah berlawanan dengan parkiran Motor dan bus.  Sisi lain pantai pandawa. Ternyata spot ini jauh lebih bagus dibandingkan dengan spot” lain di pantai ini.  Kita berdua berpikir, kenapa kok bisa banyak batu karang dipantai ini ya… Setelah kita pikir dan renungkan, ternyata hal ini dikarenakan posisi kita tidak di posisi semestinya kita berada. Hahahha… Kita ada di laut.IMG_2075-1Nah,setelah dari pantai pandawa, kita melanjutkan perjalanan kita menuju Pantai kedua, yaitu pantai Nyang-Nyang. Akses menuju pantai ini sangat membutuhkan kerja keras yang sangat besar dan niat yang setara. Why? Karena kita dituntut untuk dapat mengendarai motor secara profesional serta badan yang fit. Jalan menuju ke parkiran motor sangat hancur.Berikut merupakan salah satu contoh jalan yang kita lalui untuk menuju ke pantai.   Setelah itu, perjuangan belum usai. Kita membutuhkan kerja keras untuk menuruni anak tangga sebanyak 510. Dan akhirnya kita dapat melihat pantai nyang” yang tersohor akan keindahan pantai dan airnya. Disini sangat bagus dan private beach. Dijamin nga menyesal setelah sampai bawah. Tapi ingat, pulang, kita butuh tenaga extra buat naikin 510 anak tangga plus melewati jalan yang mantap sekali.   Setelah selesai, kita melanjutkan perjalanan menuju Finn Club. Disini kita dapat masuk ke private beach yang benar” premium. Tapi jangan ditanya berapa ribu tiket masuknya, karena kita dipaksa membayar 250.000 rupiah per orang untuk masuk k kawasan ini. Tapi kita mendapatkan free voucher sebesar 150.000 per orang. 

Pemandangan lumayan tapi dibandingkan dengan tiket masuknya, menurut kita kurang worthed sih.     

Setelah ke Finn Club, akhirnya kita melanjutkan perjalanan kembali ke penginapan dan mencari makan malam di Kuta. Akhirnya kita menemukan Babi Depot Gimbo masakan khas NTT.

Kita melihat buku menu dan melihat harga makanan di depot ini sungguh termasuk budget kita. Rata-rata sekitar 30 -40 ribu rupiah. Rasa sangat cocok bagi kita orang Indonesia pada umumnya. Akhirnya kita memutuskan untuk memilih dua menu makanan,yaitu babi asap dan nasi goreng babi asap.   Photo masakan Babi asap ala depot Gimbo. Rasa maknyus. Harga 30.000 rupiah.

 Photo masakan Nasi Goreng Babi asap ala depot Gimbo. Rasa maknyus. Harga 35.000 rupiah.

Minggu, 16 Agustus 2015

Kita memutuskan untuk merayakan misa minggu di gereja tersohor di Denpasar. Apa itu? Gereja Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar. 

 Pertama kali tiba, kita cuma dapat berkata WAW. Keren sekali…  

 Setelah memasuki gerejanya, kita tidak berhenti bahagia melihat pemandangan altar dan sekitarnya yang begitu keren dan sakral πŸ™‚

Thank for reading my blog ☺️ Semoga keindahan alam indonesia semakin keren dan mantap πŸ‘πŸ» #BanggaSamaIndonesia #RI70 #WisataAlamIndonesia #WisataBali

  
 
 

Paskah Gabungan Katolik Kristen se Kota Semarang #pasgabsemarang2014

Setelah sekian lama, akhirnya perayaan paskah bersama (katolik dan kristen) di kota Semarang terealisasi..

Tanggal 9 Mei 2014 di JKI Holy Stadium Grand Marina, Semarang menjadi saksi mati perayaan tersebut.
Dihadiri oleh kurang lebih 235 perwakilan gereja se Kota Semarang, perayaan ini menjadi lebih membahagiakan.
Tak lupa dihadiri oleh pemimpin kota Semarang (Wali Kota Semarang) dan pemimpin Provinsi JaTeng (WaGub) beserta jajaran PNS,Β Polisi dan TNI.

20140512-123857 PM.jpg

Panggung Β Utama Perayaan Paskah Gabungan.

Acara di mulai dengan tarian pembukaan yang di persembahkan oleh JKI Holy Stadium.

20140512-123904 PM.jpg

20140512-123911 PM.jpg

20140512-123918 PM.jpg

20140512-123924 PM.jpg

20140512-123930 PM.jpg

20140512-123937 PM.jpg

Dilanjutkan dengan kata sambutan dari Pak Wali Kota Semarang

20140512-123943 PM.jpg

dan dilanjutkan oleh Pak Wakil Gubernur Jawa Tengah

20140512-123948 PM.jpg

Acara selanjutnya adalah Teatrikal oleh Mudika Paroki Karangpanas.

20140512-123954 PM.jpg

20140512-124001 PM.jpg

20140512-124007 PM.jpg

20140512-124013 PM.jpg

20140512-124022 PM.jpg

20140512-124031 PM.jpg

20140512-124039 PM.jpg

20140512-124047 PM.jpg

20140512-124053 PM.jpg

20140512-124059 PM.jpg

20140512-124105 PM.jpg

20140512-124110 PM.jpg

20140512-124117 PM.jpg

20140512-124122 PM.jpg

20140512-124128 PM.jpg

20140512-124134 PM.jpg

20140512-124139 PM.jpg

20140512-124145 PM.jpg

20140512-124151 PM.jpg

20140512-124156 PM.jpg

20140512-124202 PM.jpg

20140512-124209 PM.jpg

20140512-124215 PM.jpg

20140512-124219 PM.jpg

20140512-124223 PM.jpg

20140512-124228 PM.jpg

20140512-124232 PM.jpg

20140512-124237 PM.jpg

Setelah teatrikal, diadakan Tarian Persembahan dari JKI Holy Stadium

20140512-124241 PM.jpg

20140512-124245 PM.jpg

20140512-124249 PM.jpg

20140512-124254 PM.jpg

20140512-124258 PM.jpg

Dan diakhiri oleh permenungan sabda oleh Mgr Pujo (Uskup Keuskupan Agung Semarang)

20140512-124302 PM.jpg

20140512-124306 PM.jpg

20140512-124311 PM.jpg

20140512-124315 PM.jpg

20140512-124320 PM.jpg

Manado #northcelebes

Manado ?
Hmmm… Kalau nga ada yang bayarin atau ada keperluan yang sangat amat penting mungkin nga akan kesana.
Kenapa? Karena harga tiket yang luar biasa mahal.
Dari Jakarta ke Manado aja satu jalan sekitar 1 Jutaan, Jadi kalo PP ya sekitar 2 Juta (itu baru buat Pesawat dari Jakarta – Manado PP lhoo… ) Belum hotel, belum makan disana, belum lain lainnya… jadi pasti mahal lahhh..

Nah, akhirnya keperluan yang sangat pentingpun tiba… Di tugaskan jalan-jalan kerja di Manado (jadi ceritanya bersambung dari Makassar trus ke manado deh…) Lumayan lah…. Refreshing gratis tanpa mengeluarkan banyak uang…hehehhe…

Nah, dari Makassar flight ke Manado hanya ada 3 penerbangan yang direct yaitu Garuda Indonesia, Air Asia dan Lion Air.
Karena harga relative sama, kita menggunakan maskapai Garuda Indonesia πŸ™‚
Waktu tempuh sekitar 1 jam kok…

20130924-062910 AM.jpg

Akhirnya kita berangkat dan melayang layang di angkasa sulawesi πŸ™‚
Berikut photo-photo di angkasaaa πŸ˜›
alakadarnya yaa, kalo jelek ya dimaklumin bukan profesional..
Kalo bagus ya pastinya lah…..

20130924-062938 AM.jpg

setelah hampir mendarat, langsung menyiapkan kamera untuk memandang kota Manado dari ketinggian πŸ™‚
Berikut photo-photonya πŸ™‚

20130924-063010 AM.jpg20130924-062956 AM.jpg20130924-063018 AM.jpg

Karena kita sampai siang hari, langsung kita mulai aktivitas dengan Makan siang (kuliner siang hari) di Rumah Makan Betania. Apakah itu? Ini adalah Ikan Tindaro… Pedasnya sambal manado… hmmmm… nyamiii, buat perut puanaaas… tapi rasa enak loooo….

20130924-062919 AM.jpg

dan unik nya, selalu di kombinasikan dengan Kangkung. Tapi pass banget rasanya… sangat cocok di lidah kita orang pulau jawa…
dan ini adalah satu satunya makanan saya di Manado yang HALAL…hhhahhaa…
Harga satu porsi sekitar 25.000
Murah untuk ukuran orang Jakarta πŸ˜›

20130924-062927 AM.jpg

Setelah kenyang, kita langsung lanjut jalan2 ke kota Tomohon. Tapi kita terpaksa berhenti di Perumahan milik Pak Ciputra.
disini banyak patung patung yang keren loooo…
Mari kita lihat patung-patung yang ada.

20130924-063035 AM.jpg
patung kuda di salah satu perumahan yang ada

20130924-063043 AM.jpg

Patung Tuhan Yesus Memberkati dari sisi samping

20130924-063051 AM.jpg
Patung Tuhan Yesus Memberkati dari sisi depan

20130924-063059 AM.jpg
Steven Martono photo di depan Patung Yesus Memberkati

20130924-063110 AM.jpg
Saya photo di depan Photo Yesus Memberkati (bukti kalo kita beneran dateng ke sini πŸ˜› )

Nah, setelah sampai di Kota Tomohon kita langsung melanjutkan perjalanan menuju Bukit Doa. Perjalanan dari Kota Manado ke Kota Tomohon (kalau nga macet plus nga ada badai merintang) ya sekitar 1- 1.5 jam lah (kaya Jakarta – Bogor lah yaaa)
di sini, kita di wajibkan untuk membayat retribusi Rp. 10.000/ orang.
Di Bukit ini, kita bisa dengan leluasa melihat Kota Tomohon dari ketinggian plus Gunung Lokon. Jadi nga heran, kalau kemaren pas meletus area Tomohon merupakan area yang harus dihindari. ya iya lah.. secara mau liat pemandangan apa coba?
Ya udah, mari kita melihat pemandangan sekitarnya saja πŸ™‚

20130924-063339 AM.jpg20130924-063317 AM.jpg 20130924-063330 AM.jpg

Setelah selesai, kita langsung balik ke Manado dan kuliner sore hari… (hehhehe… bukannnya kerja malah kuliner muluuu)
Nah, kita akhirnya penasaran ama Tinutuan (Bubur Manado) di Kios Pelangi.
Secara harga termasuk murah, harga tinutuan Rp. 15.000. Tapi tapi tapi…
Secaraaa rasaaa, ngaaaa banget… Untuk Lidah Orang seperti kita kita sangaaaat nga enak.. Tapi mungkin jadi enak kalo di depannya ada yang cakep yaaaa… (ya kaleeee…. bumbu masak =.=’ )
Ini penampakan Tinutuannya…

20130924-063122 AM.jpg

Karena kita mulai mual (bahasa kerennya ‘neg’). Kita mencari saraba manado di Saraba Boulevard Manado. Kita pengen bandingin, saraba manado ama saraba makassar enakan mana…
Ternyata dari price lebih enakan Manado. Makassar Rp 10.000, Manado cuma Rp. 5.000 doang (secara, beli 1 saraba di Makassar dapet 2 gelas saraba di Manado..)
Tapi secara rasa, enakan di Makassar kok (di Makassar pake santen, di manado nga)… Puas minum di sana…
Ini photo sarabanya

20130924-063130 AM.jpg

Kita punΒ  nga mau kalah bandingin pisang cocol sambel khas di sulawesi. Akhirnya kita berkesempatan mencoba di lokasi yang sama dengan saraba itu… Rasa lebih enak di Manado (horeee… akhirnya ada yang lebih enak πŸ˜› ) dan harga juga sama. Secara kuantiti makassar mah kalah juauuuhhh…. πŸ˜›

20130924-063137 AM.jpg

Akhirnya kita pulang ke hote Grand Central. Hotel dimana kita menginap. Skor yaaa 5.5 of 10 lah…
untuk standart bintang 3, ini kurang ok (secara abis dari swiss bellin panakkukang makassar πŸ˜› )
tapi tetep bisa tidur kok… hahhah… harga juga murah kok….

Next Day,
kita mengawali sarapan di hotel dan melanjutkan dengan berolah raga di BUNAKEN
Setelah selesai beraktivitas selama ssetengah hari, kita melanjutkan dengan kuliner haram yang terkenal seantero manado (hahha, lebaaaayyy). Kita Makan siang Soto Spesial B2 di Rumah Makan Soto Ko’Petrus…
Hmmm, rusuknya tu looo.. nyamiiii…
Harga ya masih masuk lah.. Kalo ga salah inget sekitar 30rban lah..
dan hebatnya lagi, Es Nutrisari Polos menjadi minuman utama di resto ini. Setiap orang pada beli minuman ini πŸ™‚

20130924-063144 AM.jpg

Penampakan lebih detailnya πŸ˜›

20130924-063152 AM.jpg

Selanjutnya kita istirahat di hotel lagi dan menunggu kuliner di malam hari :PKuliner malam di Rumah Makan Minahassa. Namun karena kelaperan, kita pun sampai lupa photo…
Yang pasti nyobain Babi Goreng Tore. Tapi nyantai aja, gambar Babi Goreng Torenya akan ada di menu makan siang kita hari yang lain πŸ˜›

Next day….
Seperti hari sebelumnya, makan pagi diawali di Hotel lagi…
Nah, setelah sarapan kita baru berangkat ke kantor buat kerja πŸ˜›
Bahagiaaanyaaa bisa ketemu kerjaan lagi(padahal sedih di Manado harus kerja…ckckkck)
Setiap perjuangan pasti ada hasil yang dicapai, hasilnya adalah makan siang babbbiiiiii πŸ˜›
Jam makan siang kita diajak makan di Rumah Makan Jantung Hati, kita makan makanan chiness food….
disini hampir semuaaa makanan haramm πŸ˜› Tapi maknyusss…
Dan murah plus porsiinyaaa guedeee bener…
Sate Babi aja gede gede 10 tusuk cuma 35.000 (Jakarta mana dapet 10 Tusuk 35.000 dengan daging segede itu πŸ˜› )


20130924-063219 AM.jpg

Dilanjutkan dengan Babi Goreng Tore… Crispy banget… Wuenak tenannn…

20130924-063238 AM.jpg

Ditambah Ta Mie Goreng yang lagi lagi mengandung Babiiiii… hahhaha….
Harganya juga murahhhh…

20130924-063245 AM.jpg

dan sekali lagi, minuman favorite di restoran ini adalah Es Nutrisari Polos…hahhahha… hebat hebat….
Karena ada acara persiapan Moon Cake (kue bulan), jadi kelenteng kelenteng pada berias diri..hahhah… gambarnya ga jelas ya dimaklumin gara2 udah mendung euy…

20130924-063251 AM.jpg

Lanjut, akhirnya kembali ke kantor dan kerja ampe mampuuus (lebay amat sih… wkkwkw). Akhirnya kita pulang ke hotel, tapi sebelum pulang kita diajak makan malam dulu… Makan apakah? Kita Makan Mie Ba’ Garuda Om Ferry.
Mie Kuah Babiiii plus Mie goreng Babiiii πŸ™‚

20130924-063302 AM.jpg

20130924-063256 AM.jpg

Nah,,, setelah kenyang kita ke pusat oleh oleh dan membeli oleh oleh yang bisa kita beli…
Dimanakah tempatnya? di Grand Merciful BuildingΒ  Manado. Toko ini 24 jam looo… keren.. semua ada disini dan harganya kompetitif πŸ˜›

20130924-063350 AM.jpg

Setelah kita selesai, kita balik ke hotel dan istirahat….
Next day, kita langsung makan di hotel seperti biasanya dan berangkat ke Sam Ratulangi International Airport. Dan kita bersiap siap pulang k Jakarta.
Tapi kali ini kita naik Lion Air. Perjalanan sekitar 3 jam lebih. Kita agak menyesal, kenapa kita nga naik Garuda yaa… Secara beda 100-300rb tapi lebih enak posisi kursinya… secara kaki kita panjang panjang…hahhaha… dan pastinya kita nga akan kelaperan dan keausan… πŸ˜›
Dan akhirnya kita kembali ke jakarta, tapi sebelum itu kita mengabadikan suasana di bandara plus papan nama nya loo πŸ˜›

20130924-063420 AM.jpg

berikut penampakan papan nama bandara sam ratulangi…

20130924-063436 AM.jpg

akhirnyaaa, kita selesai juga jalan-jalannyaaa….

udah dulu yaa…

see u di next trip πŸ˜›

Bunaken #northcelebes

Bunaken, sebuah taman nasional di bawah laut yang berisi banyak terumbu karang yang “WaW”. . Bunakan sangat dekat sekali ama Manado (Sulawesi Utara) loo… cuma butuh kira2 45 menit (tergantung berapa orang dalam 1 kapal plus berapa mesin yang terpasang di kapal).
20130924-064146 AM.jpg

Oh ya, karena Bunaken mahal-mahal untuk akomodasi (penginapan dan makan) maka lebih afdol menginap di manado saja :)Nah, untuk menyeberang ke Pulau Bunaken ada 2 alternatif :
1. Naik kapal masyarakat bunaken
kapal ini tiap pagi berangkat dari Bunaken ke manado (kurang lebih pukul 8 WITA )
dan kembali pada sore hari (kurang lebih jam 2 WITA) dari manado
harga : 25.000 per penumpang
2. Naik kapal sewa
kapal ini tiap saat bisa berjalan dari manado ke bunaken dan mengantar kembali ke manado.
jika berhasil, dapat nego untuk perjalanan manadobunaken (pp) dan biaya ke 2/3 spot.
normal harga sewa untuk 2 – 5 orangΒ  sekitar 700.000 (dengan kapal 2 mesin tanpa kaca untuk melihat terumbu karang)
CP : DAENG (0813 5623 0505)

Nah, disana pasti kita ditawari untuk sewa alat snorkling dan kawan-kawan. Harus siap budget lebih untuk membayarnya yaa… Karena harga sewanya terbilang mahal. Dan yang pastinyaaaa kagak bisa di tawar =.=’
Biar Photo yang menjawab angkanya ya πŸ˜›
20130924-064301 AM.jpg

Nah, kurang lebih itenary kita dari manado sampai balik lagi sebagai berikut :
07.00 : Ketemu Daeng di pelabuhan manado, arah pasar bersehati. (dekat hotel celebes)

20130924-064350 AM.jpg

07.10 : ke kantor buat bayar uang parkir Kapal Rp 50.000 (harusnya ditambah asuransi tapi karena bareng daeng jadi di free in,hehhehe)

20130924-064101 AM.jpg20130924-064116 AM.jpg
Foto Daeng yang tersohor di Bunaken. Orang asli Bunaken πŸ™‚

07.15 : Masuk ke armadanya daeng dan go to bunaken

20130924-063956 AM.jpg20130924-064035 AM.jpg

20130924-064024 AM.jpg20130924-064125 AM.jpg20130924-064136 AM.jpg

08.00 : Sampai ke Bunaken silahkan photi photi dulu di papan selamat datang Bunaken dan jangan lupa sewa menyewa alat snorkling plus camera underwater.

20130924-064218 AM.jpg
20130924-064204 AM.jpg20130924-064154 AM.jpg

FYI, alat snorkling (snorkling + pakaian) harga 150.000 ga bisa milih cuma alat snorklingnya doang.
Kamera harga 350.000
Roti buat undang ikan
harga 5.000 (perbungkus)

IMG_6625Β  IMG_662708.15 : menuju spot pertama dan photo photo sepuasnya (paling 1 jam)

20130924-063634 AM.jpg

20130924-063643 AM.jpg

20130924-063706 AM.jpg20130924-063615 AM.jpg20130924-063827 AM.jpg09.15 : menuju spot ke dua dan photo2 (paling 30 menit doang)

20130924-063719 AM.jpg20130924-063756 AM.jpg20130924-063735 AM.jpg20130924-063811 AM.jpg20130924-063843 AM.jpg20130924-063950 AM.jpg20130924-063939 AM.jpg09.45 : kembali ke bunaken dan hedon di pulau ini

20130924-064311 AM.jpg20130924-064321 AM.jpg

11.00 : balik ke manado

20130924-064332 AM.jpg11.45 : sampe manado lagi