Perjuangan yang melelahkan =.=’

Visa dan Tiket PP sudah di tangan, saatnya melakukan perjuangan melewati zona nyaman. Kondisi di dompet,  500.000 rupiah, 100 SingD dan 1000 AUSD. Dalam pikiran, cukup lah buat makan di bandara dan taksi.

Tanggal 14 Januari 2014, Pukul 16.00 berangkat dari Hotel di kawasan kelapa gading menuju Bandara International Soekarno Hatta menggunakan Taksi Si Burung Biru.
Estimas Waktu 1-2 jam, ternyata cuma 45 menit nyampe.. Dari 500 ribu, dipotong 100an buat taxi. Kondisi di dompet masih 400rb, 100 SingD dan 1000 AUSD. Astagaa, tunggu lama bener. Jam 8.30 baru boarding jadi checkin baru bisa jam 5.30. Nga papa lah, nunggu kurang dari 1 jam buat check in.

Waktu check in tiba, mulailah keramaian depan loket Tiger di terminal 2 D dimulai.
Karena membawa papi yang notabene butuh kursi roda, jadi aku request kursi roda..
Ternyata, kursi roda harus sewa sebesar $ 50 Singapore. Aku pikir, cukup lah uang di dompet. Dengan pedenya, aku pergi ke loket. Begini percakapannya:

Mba loket (M) :  Sore mas.. Ada yang bisa saya bantu?
Aku (A): Iya mba, ini… mau bayar sewa kursi roda. Berapa ya mba?
M : Bisa liat kode booking tiket nya?
A: Bisa mba.. Ini… (Sambil nunjukin tiket yang sudah ku print)
M : Loh mas, kok nga bisa saya akses ya? apa bookingnya via web ya?
A: Iya mba, emang kenapa ya?
M: Hmmm, datanya nga bisa kita buka. Coba saya panggilin orang tigernya…
A: Ok mba…

Setelah beberapa saat, akhirnya masalah pertama solve. Horeeee…. Berlanjut ke percakapan selanjutnya.
M : Mas, total 50$ buat sewa ditambah ppn 10%. Jadi total 55$ mas.
A : Ok mba.  Bayarnya bisa pakai kartu kredit mba?
M : Nga bisa mas, Kita cuma menerima cash.
A: Ok mba. (sambil keluarin uang Sing D). Berapa mba?
M : Maap mas. Kita cuma menerima Rupiah dan Dollar Amerika.
A: apaa? waduh… Kalo di rupiahin berapa mba?
M : Bentar ya mas… (sesaat kemudian) 523.500 (kalo nga salah) mas..
A: hmmm… bentar ya mba. (dalam pikiran, la ini gimana, nga ada kartu debit lagi =.=’).

Untung sebelum berangkat sempet ngecek dompet si papi, ternyata ada sekitar 300rb. Langsung ku ambil dan ku bayarin ke loket dan masalah kedua solve… Hufff.. .Lelah nya..
Akhirnya, kita masuk ke bagian imigrasi dan sampailah ke area boarding serta pesawat tiger. Jam menunjukkan jam 19.30. Waw… Pesawatnya keren. nga pake paket delay segala… mantap…
Waktu towing car akan mendorong, eaaaalah… si mobil kecil ini malah nabrak roda pesawat. Oh My God… Godaan apa lagi ini… Pesawat akhirnya di delay. Padahal, jarak pesawat tiger ke scoot hanya 2 jam 45 menit. Dan itu sudah pas banget karena nga tergesa gesa. Dalam hati kita, apa ini cukup buat transfer pesawat ya? Kalau nga cukup gimana? Akhirnya, pesawat di service kurang lebih 1 setengah jam… Oh noo.. Cuma ada jeda 1 jam doang. Belum termasuk nunggu kursi roda yang sudah ku bayar dkk.. Apakah cukup ini waktunya? =.=’
Disaat kita berdebar-debar, ternyata… Mungkin kabar buruk bagi orang lain tapi menjadi kabar yang menyejukan bagi kita berdua.. Pesawat Scoot di delay 2 jam..
Thanks God. Akhirnya kit bias bersantai santa dan makan malam dulu di Changi Airport.

IMG_3236

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oh ya, karena kita transit di changi dan tiger lagi punya promo. Akhirnya kita mendapat kupon 20$ per orang buat beli apapun di changi.
Ya kita manfaatin 40$ itu buat makan sepuaasnya sebelum melanjutkan perjalanan di awan selama 8 jam.
IMG_3230
wajah segar melihat makanan di meja.

Perjuangan belum berakhir, ini baru sepersekian perjalanan yang akan aku lalui….
Akhirnya, kita terbang dengan pesawat Scoot yang bener2 nyaman dan jarak antar kaki yang enak 🙂
Sesampainya di Sydney, ternyata tanggal 15 Desember 2014 ada peristiwa penyanderaan di kawasan CBD pada pukul 09.00.
Jadi banyak polisi dan orang imigrasi yang berjaga. Saat kita masuk ke bagian imigrasi, aku menyerahkan paspor ku dan papi.
Ealah, karena photo kita mirip, ku dikira melakukan penipuan di paspor dan dikira teroris =.=’
Akhirnya aku keluarin jurus sakti… Keluarin kartu kartu sakti dari indonesia, apa itu? Ya semua orang pasti tau lah.. KTP, SIM A, SIM C, Kartu Mahasiswa. hahha… dan akhirnya mereka pun percaya dan aku diperbolehkan masuk. Mereka menyarankan untuk segera mengganti paspor ku. Cape deh.. kan emang mau abis buuu…. 😦

IMG_3229
Akhirnya si papi bisa tersenyum bahagia sampai di Sydney…
IMG_3156
Dan karenaa perjuangan yang melelahkan, akhirnya langsung eksis duluuu..
hahhaa…
Akhirnya perjuangan ku yang melelahkan berakhir di Sydney di tanggal 15 Desember 2014 pukul 15.00

Rasa cape dan jet lag langsung hilang sat melihat pemandangan kota yang sungguh tertata rapi. uhuyy… Sydney broo…
Liburan akhir taon bakal ku habisin di negara ini selama 25 hari..huahhaha…

IMG_3699

IMG_3700

IMG_3707

IMG_3701

IMG_3717

IMG_3711

Advertisements

2 thoughts on “Perjuangan yang melelahkan =.=’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s